Assassin's Creed: Origins

Ubisoft Bantah DRM Bikin Performa Assassin's Creed: Origins Turun

Riandanu Madi Utomo    •    Kamis, 02 Nov 2017 13:25 WIB
gamesubisoftassassin creed
Ubisoft Bantah DRM Bikin Performa Assassin's Creed: Origins Turun
Performa Assassin's Creed: Origins turun karena DRM?

Metrotvnews.com: Meski mendapat banyak pujian, beberapa gamer PC masih protes dengan game Assassin's Creeed: Origins, karena game tersebut dianggap sangat memberatkan CPU.

Belakangan, diketahui penggunaan CPU yang sangat tinggi di Assassin's Creed: Origins disebabkan oleh penggunaan sistem anti pembajakan (DRM). Menurut TorrentFreak, Assassin's Creed: Origins tidak lagi hanya menggunakan Denuvo karena DRM tersebut sudah mudah ditembus belakangan ini.

Ubisoft pun dikatakan menggunakan sistem DRM ganda dengan lapisan kedua menggunakan teknologi VMProtect. DRM tersebut memang sangat sulit ditembus, namun efek sampingnya adalah menurunkan performa game hingga 40 persen.

Meski demikian, Ubisoft membantah hal tersebut. Menurut pernyataan resminya di Steam, sistem DRM pada Assassin's Creed: Origins tidak memiliki pengaruh pada performa permainan.

"Kami berkomitmen untuk selalu memastikan pengalaman bermain yang optimal bagi para gamer. Jika Anda memiliki masalah dengan performa, silahkan hubungi bagian customer support Ubisoft agar kami bisa membantu Anda menyelesaikan masalah tersebut," tulis pihak Ubisoft.

Meski demikian, spesifikasi minimum yang dibutuhkan untuk memainkan Assassin's Creed: Origins masih tergolong tinggi.

Untuk bisa memainkan game ini di 30fps, Anda membutuhkan prosesor Intel Core i5, RAM 6GB, dan kartu grafis GTX 660. Selain itu, game ini juga dikatakan memiliki masalah jika dimainkan di kartu grafis AMD Radeon.

Apakah Anda juga mengalami hal serupa?


(MMI)

Nokia 2, Smartphone Paling Terjangkau dari HMD
Review Smartphone

Nokia 2, Smartphone Paling Terjangkau dari HMD

1 week Ago

Nokia 2 merupakan smartphone kelas pemula dari HMD. Ini ulasan tentang kelebihan dan kelemahann…

BERITA LAINNYA
Video /

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.