EA Bekukan Pengembangan Mass Effect

Riandanu Madi Utomo    •    Kamis, 11 May 2017 12:45 WIB
gamesindustri game
EA Bekukan Pengembangan Mass Effect
Pengembangan Mass Effect dibekukan sementara

Metrotvnews.com: EA akan membekukan proyek pengembangan seri game Mass Effect untuk sementara waktu.

Menurut Kotaku, EA baru saja mengkonformasi studio game BioWare Montreal akan ditransisikan sebagai "studio pendukung" untuk EA Motive yang dipimpin oleh Jade Raymond. Dengan demikian, pengembangan game Mass Effect dipastikan akan terhenti, termasuk Mass Effect: Andromeda.

Perlu diketahui proses transisi kali ini tidak melibatkan pengurangan karyawan. Sebagian karyawan BioWare Montreal akan dipindah untuk bekerja di EA Motive yang kini sedang mengembangkan Star Wars: Battlefront 2.

Pengamat mengatakan ini hanyalah upaya EA untuk memaksimalkan sumber daya yang dimilikinya agar bisa menciptakan game AAA. Sementara sebagian pegawai BioWare Montreal masih akan memberikan dukungan terhadap Mass Effect: Andromeda ke pemain.

"Tim pengembang EA Worldwide Studio dipenuhi oleh pegawai bertalenta tinggi. Sudah menjadi tradisi bila kami semua saling mendukung dan bekerjasama satu sama lain untuk menciptakan sebuah game berkualitas tinggi," ujar Studio Director BioWare Montreal, Yanick Roy.

Pengumuman kali ini merupakan hal yang mengecewakan bagi penggemar Mass Effect karena pengembangannya akan dihentikan demi game EA yang lain.

Meski demikian, beberapa pengamat mengatakan langkat yang ditempuh oleh EA kali ini sangat wajar karena Mass Effect: Andromeda sendiri termasuk kurang diterima di pasar.

EA tampaknya ingin membuat gamer "mendinginkan kepala" dan melupakan Mass Effect sejenak, sementara mereka bisa fokus untuk mengembangkan game lain yang berpotensi untuk menjadi game populer selanjutnya.


(MMI)

ASUS Zenfone Max Pro M1, Pas untuk yang Suka Main Game Bareng
Review Smartphone

ASUS Zenfone Max Pro M1, Pas untuk yang Suka Main Game Bareng

1 day Ago

Menjual daya tahan baterai yang awet dengan kebutuhan mobile gaming adalah perpaduan yang pas.

BERITA LAINNYA
Video /

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.