Independensi Ubisoft Terancam Hilang Jika Diakusisi Vivendi

Riandanu Madi Utomo    •    Jumat, 25 Nov 2016 15:03 WIB
industri game
Independensi Ubisoft Terancam Hilang Jika Diakusisi Vivendi
Bos Ubisoft khawatir independensi studionya terancam jika diakuisisi Vivendi

Metrotvnews.com: Berita mengenai Vivendi yang terus mendesak ingin mengakuisisi Ubisoft memang sudah cukup lama terdengar.

Vivendi yang merupakan salah satu konglomerat media di Prancis tersebut semakin memperluas pengaruhnya di Ubisoft dan sudah hampir menguasai developer dan publisher yang sangat dikenal dengan seri game Tom Clancy dan Assasin's Creed tersebut.

Hal tersebut tentu saja membuat berbagai pihak internal Ubisoft khawatir, salah satunya adalah Vice President of Live Operation Ubisoft, Anne Blondel. Kepada PCGamesN, Blondel mengutarakan kekhawatirannya jika Ubisoft diakuisisi oleh Vivendi. Blondel bahkan mengatakan Ubsioft dipastikan akan berubah secara drastis jika telah diakuisisi oleh Vivendi.

"Independensi adalah salah satu nilai utama Ubisoft. Itulah yang membuat Ubisoft tetap bisa bertahan selama 30 tahun. Dengan beroperasi secara independen, kami bisa menghadirkan berbagai game terbaik meski harus mengambil risiko lebih," ujar Blondel.

Pernyataan Blondel memang cukup masuk akal. Ubisoft sendiri saat ini memang tidak bisa disejajarkan dengan studio game lainnya. Selain telah memiliki badan publikasi independen, Ubisoft juga telah memproduksi berbagai game besar seperti Assassin's Creed, Far Cry, hingga game Tom Clancy. Tentu saja semuanya merupakan game yang dibuat dengan dana sangat besar.

Ubisoft saat ini memang tengah mencoba menggalang dukungan. Beberapa waktu yang lalu, Ubisoft dilaporkan sedang meminta dukungan ke berbagai investor di Kanada

Selain itu, mereka juga sudah mulai menjalankan kampanye yang berpihak pada gamer, seperti membagikan game gratis menjelang ulang tahun ke-30, serta berjanji akan mengubah model bisnis yang selama ini dianggap terlalu banyak monetisasi.


(MMI)