PlayerUnknown's Battleground

Tencent Bawa 2 Game PUBG Sekaligus untuk Ponsel

Cahyandaru Kuncorojati    •    Minggu, 03 Dec 2017 19:23 WIB
gamespubg
Tencent Bawa 2 Game PUBG Sekaligus untuk Ponsel
Halaman depan dari situs gam PUBG versi Tencent untuk kawasan Tiongkok.

Jakarta: Setelah berhasil memperoleh lisensi game PUBG (PlayerUnknown's Battelgrounds), kini Tencent siap merilis dua game serupa versi smartphone.

Seperti yang diketahui, game PUBG berkonsep battle royale sudah sangat terkenal. Meskipun masih dalam tahap early access, game ini sudah memiliki 2 juta pemain setia. Tencent sendiri di kuartal ke-3 2017 untung besar dari bisnis game mobile berkonsep MOBA.

Polygon melaporkan, Tencent sudah mempersiapkan dua jenis game PUBG versi mobile dengan konsep yang berbeda. Pertama sebuah game yang dikabarkan berjudul Army Attack akan membawa modifikasi dari PUBG dengan tambahan kendaraan perang seperti kapal dan helikopter dalam peperangannya.

Lalu game kedua yang kabarnya bernama Battlefield akan mengusung konsep yang sama seperti PUBG aslinya. Menariknya kedua game ini dikerjakan oleh dua studio game yang berbeda. Game pertama dikerjakan oleh Timi Studio dan yang kedua dikerjakan oleh Lightspeed and Quantum Studio.

Berdasarkan informasi yang diperoleh, Tencent sudah merilis sebuah website dan video trailer dari game PUBG yang akan dirilis namun tidak diketahui secara pasti apakah trailer tersebut mengacu ke game pertama atau kedua yang sedang digarap. Belum diketahui tanggal game tersebut dirilis secara resmi, terutama untuk luar Tiongkok.

Diprediksi ketika game ini natinya sudah dirilis maka bisnis game Tencent akan kembali untuk besar. Pada laporan keuangan di kuartal ke-3 tahun 2017 Tencent, disebutkan bisnis game berkontribusi atas lebih dari 60 persen keuntungan perusahaan.

Dua game yang membuat Tencent meraup untung besar adalah game mobile Honour of King atau yang juga dikenal sebagai Arena of Valor dan game PC League of Legends yang menjadi salah satu game di ajang esport dunia. Kedua game yang mengusung konsep MOBA tersebut sangat populer.


(MMI)

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.