Battlefield V Jadi Kompetitor Call of Duty: WWII?

Cahyandaru Kuncorojati    •    Jumat, 02 Mar 2018 17:35 WIB
gameselectronic arts
Battlefield V Jadi Kompetitor Call of Duty: WWII?
Tampilan awal game Battlefield V yang sedang dalam tahap pengerjaan.

Jakarta: Kabar terbaru terkait game Battlefield di 2018 kembali beredar.

Dikutip dari Venture Beat bahwa game yang akan melajutkan kesuksesan Battlefield 1 akan hadir dengan nama Battlefield V.

Informasi ini diperoleh dari orang dalam yang identitasnya disembuyikan. Informan ini merupakan orang dalam dari lingkaran developer game Battlefield yakni EA dan DICE.

Sebagai bukti, Venture Beat juga menampilkan halaman awal dari game Battlefield V yang tengah dikembangkan. Melihat desain tampilannya memang terlihat mengusung gaya desain Battlefield 1 dan Battlefield 4.

Pemilihan nama Battlefield V tampaknya sebagai kelanjutan dari seri Battlefield sebelumnya yang sudah mencapai Battlefield 4. Namun, untuk plot cerita yang diusung kabarnya tidak akan melanjutkan dari seri Battleflied yang tadi disebutkan.

Battlefield V justru akan mengekor Call of Duty: WWII. Jadi Battlefield V akan mengusung latar Perang Dunia, melanjutkan Battlefield 1 yang berlatar peperangan sepanjang Perang Dunia I.

EA sendiri sebetulnya juga pernah merilis seri Battlefield berlatar Perang Dunia II dengan mana Battlefiled 1942 yang dirilis pada tahun 2002. Tentu saja, jika informasi di atas benar terbukti maka gamer akan membandingkan rekonstruksi Perang Dunia II versi Battlefield terbaru dengan Call of Duty: WWII yang dirilis tahun lalu.

EA sendiri belum memberikan tanggapan atas hal ini. Beberapa waktu lalu, EA menegaskan akan memamerkan demo tahap awal game Battlefield terbaru di ajang E3 2018 nanti.


(MMI)

Video /

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.