Penjualan Thronebreaker: The Witcher Tales tak Memuaskan

Cahyandaru Kuncorojati    •    Selasa, 20 Nov 2018 12:50 WIB
Penjualan Thronebreaker: The Witcher Tales tak Memuaskan
Thronebreaker: The Witcher Tales.

Jakarta: Spin-off dari The Witcher yakni Thronebreaker: The Witcher Tales dikabarkan tidak terlalu memuaskan sejak dirilis pada 23 Oktober 2018 lewat GOG. Layanan ini juga milik pembuat game tersebut.

CD Projekt Red menjelaskan dalam laporan finansial kuartal ketiga yang baru saja diumumkan ke investor. Penjualan Thronebreaker: The Witcher Tales tidak mencapai target meskipun mendapatkan respons positif dari gamer dan media.

Thronebreaker: The Witcher Tales sendiri dirilis secara ekslusif via GOG. Menurut CEO CD Projekt Red Adam Kicinski kepada investor, jangkauan penjualan di GOG memang tidak sebesar Steam.

Thronebreaker: The Witcher Tales sendiri dijadwalkan rilis via Steam tanggal 9 November 2018. Berkaca dari penjelasan Kicinski, diduga kuat bahwa penjualan lewat GOG tidak lebih besar dari Steam meskipun dirilis lebih awal.

Kicinski tidak ingin mengambil alasan bahwa lesunya penjualan dari game Thronebreaker: The Witcher Tales disebabkan oleh kehadiran Cyberpunk 2077 yang lebih dinantikan. Menurutnya, game Thronebreaker: The Witcher Tales merupakan sesuatu yang baru bagi mereka.

Dia mengakui tidak ingin menyalahkan kondisi finansial yang buruk sebagai kegagalan game Thronebreaker: The Witcher Tales. Ddia menyebut mungkin saja target atau ekspektasi CD Projekt Red yang terlalu tinggi.


(MMI)

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.