Anda Bisa Beli Tanah Pakai Uang Asli di Game Star Citizen

Riandanu Madi Utomo    •    Kamis, 30 Nov 2017 11:12 WIB
games
Anda Bisa Beli Tanah Pakai Uang Asli di Game Star Citizen
Star Citizen bakal punya fitur yang memungkinkan pemain bisa beli wilayah dengan uang asli (gambar: istimewa)

Jakarta: Cloud Imperium Games mengumumkan fitur baru untuk game Star Citizen. Fitur baru ini memungkinkan pemain membeli wilayah di dalam game eksplorasi luar angkasa tersebut.

Tentu saja pembelian bisa menggunakan uang asli dan harganya dipatok mulai dari USD50 (sekitar Rp600 ribu) untuk wilayah seluas 4x4 kilometer.

Menurut PC GAMER, pemain akan mendapatkan sertifikasi khusus dan bisa mengontrol kegunaan wilayahnya. Dengan kata lain, wilayah yang sudah dimiliki oleh pemain bisa digunakan untuk berbagai macam kegiatan mulai dari hanya sekadar hunian, markas, hingga membuat zona komersil.

Pemain juga bisa membeli wilayah menggunakan mata uang di dalam game, namun harganya akan sangat mahal. Lalu apakah harga USD50 untuk sebidang wilayah 4x4 kilometer terlalu murah?

Pihak Cloud Imperium Games mengatakan harga tersebut sudah tepat dan telah mempertimbangkan jumlah pemain dengan luas wilayah di Star Citizen. Dengan demikian, Cloud Imperium Games bisa memastikan semua pemain bakal memiliki kesempatan untuk membeli wilayah sendiri.



"Star Citizen memiliki wilayah dengan luas miliaran kilometer persegi. Dengan demikian kami bisa memastikan semua pemain bakal bisa memiliki wilayah sendiri," tulis Cloud Imperium Games di situs resminya.

Meski demikian, ada beberapa wilayah yang bisa diklaim oleh pemain tanpa harus membeli. Wilayah tersebut berada di zona yang tidak dikontrol oleh UEE, organisasi militer luar angkasa di Star Citizen. Namun, pemain tidak akan memiliki perlindungan dari UEE jika ada pemain lain yang "menjahili" wilayah tersebut.

Fitur ini juga masih belum dirilis namun dijanjikan bakal hadir dalam waktu dekat. Tentu saja ini akan menjadi sebuah cara baru bagi sebuah game untuk menarik keuntungan dari para pemainnya.


(MMI)

Video /

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.