Perusahaan Makanan Sponsori Tim Esport, Apa Targetnya?

Ellavie Ichlasa Amalia    •    Senin, 18 Feb 2019 15:19 WIB
gamesesportrrq esports
Perusahaan Makanan Sponsori Tim Esport, Apa Targetnya?
Konferensi pers Dua Kelinci menjadi sponsor RRQ dan EVOS di Jakarta, Senin 18 Februari 2019

Jakarta: Dua Kelinci menjadi sponsor dari dua tim esport Indonesia, Evos dan RRQ. Anda melihat merek Sukro pada baju jersey pemain RRQ atau merek Krip Krip Tortilla pada jersey Evos. 

Direktur Dua Kelinci, Edwin Sutiono mengatakan bahwa Sukro dan Krip Krip Tortilla menjadi merek makanan pertama yang mensponsori tim esport.

"Saya mulai memerhatikan esport sejak tahun lalu. Seiring dengan berjalannya waktu, kegemaran masyarakat semakin meningkat," kata pria yang akrab dengan panggilan Edwin ini.

"Kami rasa, ini waktu yang tepat untuk masuk ke dunia esport. Selain dari segi popularitas, segmen pasar yang kita incar juga sama."

Sales dan Marketing Director Dua Kelinci, Theo T. Gazali mengatakan, media iklan tradisional dianggap sudah tidak lagi efektif. Dengan menjadi sponsor dari tim esport ternama, dia berharap, "Engagement lebih besar dengan para gamer."

Theo menyebutkan, sejak Asian Games, Dua Kelinci merasa bahwa esport adalah industri yang berpotensi yang bisa dikembangkan."Tujuan kami mensponsoi Evos dan RRQ adalah untuk mengembangkan esport di Indonesia," katanya.

"Selain itu, profil konsumen kami juga sama, sehingga kami harap bisa mendekatkan diri dengan calon konsumen."

Kontrak sponsor Dua Kelinci pada dua tim esport Indonesia ini berlangsung selama satu tahun. Walau Marketing Manager Sukro Neni Soewondo mengatakan, jika hasil dari kerja sama ini memuaskan, maka mereka akan memperpanjang kontrak sponsor ini. 

Ketika ditanya berapa besar dana yang Dua Kelinci keluarkan untuk mendapatkan kontrak sponsor dengan Evos dan RRQ, Marketing Manager Krip Krip Tortilla Djoni Murwanto tidak menjawab secara gamblang. Dia hanya mengatakan, biaya kontrak ini setara dengan lima persen dari total dana marketing Dua Kelinci.  

CFO Evos Esport, Hartman Harris mengatakan, nilai kontrak sponsor dari Dua Kelinci ini bukanlah hal yang paling penting.

"Ini adalah justifikasi bahwa kita sebagai tim esport telah melakukan hal yang benar. Tanpa rekan sponsor, kita tidak akan bisa mengembangkan diri sampai memiliki tempat latihan," katanya. 

Salah satu kegiatan yang akan dilakukan oleh Evos, menurut Hartman, adalah melakukan tur ke universitas untuk memperkenalkan industri esport pada para mahasiswa. Tujuannya untuk memperkenalkan potensi pekerjaan di dunia esport.

Dua Kelinci adalah perusahaan makanan pertama yang memutuskan untuk menjadi sponsor tim esport. Adrian Pauline, CEO RRQ Team berharap hal ini akan mendorong perusahaan makanan lain untuk mengikuti jejak Dua Kelinci. 

"Harapan kami, ini akan semakin membuka mata merek-merek lain, perusahaan swasta yang ingin masuk ke industri esport," katanya. "Agar tidak hanya Evos dan RRQ yang mendapat dukungan. Kalau kita terus, industri tidak akan bisa tumbuh."


(MMI)

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.