Epic Games Store Juga Bakal Hadir di Android dan iOS

Cahyandaru Kuncorojati    •    Rabu, 02 Jan 2019 10:34 WIB
games
Epic Games Store Juga Bakal Hadir di Android dan iOS
Fortnite jadi game andalan buatan Epic Games di platform mereka.

Jakarta: Awal Desember, Epic Games merilis layanan Epic Games Store sebagai pesaing Steam. Kini mereka dikabarkan segera merilis toko aplikasi App Store dan Play Store.

Kabar ini disampaikan oleh CEO Epic Games, Tim Sweenye dalam wawanca eksklusif kepada The Wall Street Journal. Keputusan Epic Games ini masih sama dengan alasan awal mereka tidak menghadirkan Fortnite Mobile ke Google Play Store, yaitu terkait bagi hasil keuntungan yang tidak sepadan.

Sweeney dan perusahaannya menolak pembagian hasil keuntungan 30 persen dari setiap aplikasi yang diambil oleh penyedia layanan (App Store/Play Store), membuat penghasilan developer menjadi semakin sedikit.

Dari sudut pandang Sweeney sebagai developer, setiap hasil keuntungan akan sangat berperan penting untuk mendorong pengembangan aplikasi. Namun tampaknya Epic Games Store untuk mobile tidak akan hadir di iOS.

Tidak seperti cara mereka yang berhasil menghadirkan game Fortnite Mobile untuk Android tanpa harus lewat Google Play Store, Epic Games dikabarkan sudah menyadari sulitnya menembus ekosistem iOS karena semua aplikasi yang bisa dipasang di iPhone hanya yang disediakan oleh App Store.

Oleh sebab itu, nantinya Epic Games Store di mobile akan bertarung langsung dengan Google Play Store. Epic Games Store di Android akan menerapkan pembagian keuntungan yang sama seperti di versi PC pesaing Steam, hanya mengambil keuntungan 12 persen.

Rencananya Epic Games Store untuk Android bakal dihadirkan tahun ini, tapi tidak diketahui tanggal pastinya. Kebijakan keuntungan sebesar 88 persen diberikan untuk developer maka diprediksi akan sangat banyak developer baru yang tertarik menyediakan aplikasinya di Epic Games Store.


(MMI)

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.