Acer Predator League 2018

Kalah dari Malaysia, Indonesia Belum Dapat Tiket Final

Cahyandaru Kuncorojati    •    Minggu, 21 Jan 2018 08:22 WIB
aceresportacer predator league 2018
Kalah dari Malaysia, Indonesia Belum Dapat Tiket Final
Boom.ID, wakil Indonesia di Grand Final APAC (Asia Pacific) Predator League 2018.

Jakarta: Kemarin, 20 Januari 2018, adalah hari kedua turnamen APAC (Asia Pacific) Predator League 2018 yang diseleranggarakan Acer di Mall Taman Anggrek, Jakarta. Perwakilan Indonesia yakni Boom.ID berhasil unggul hingga ronde kedua.

Boom.ID bertarung dengan Ten Twenty, wakil Singapura untuk mendapatan tiket semifinal yang akan mempertemukan mereka dengan Geek Fam wakil Malaysia.

Hebatnya, Boom.ID berhasil mengalahkan perwakilan Singapura dengan skor 2-0 sehingga Indonesia berhasil bertemu dengan Malaysia di Semifinal. Pertandingan semifinal dimulai pada pukul 18.30 WIB tadi malam.

Kabar baik ini tidak berlangsung lama, sebab Boom.ID harus tunduk dari Geek Fam dengan skor 1-2. Alhasil perwakilan Malaysia resmi melenggang lebih dulu ke babak final yang rencananya akan digelar hari ini,21 Januari 2018.

Boom.ID terlempar ke Losers bracket ronde ke-4 alias terakhir yang pemenangnya akan bisa bertarung di final melawan Malaysia.

Berdasarkan jadwal yang dibagikan, Boom.ID akan memperebutkan tiket terakhir dengan bertarung melawan perwakilan Filipina, Quid Pro Quo yang lolos di loser bracket ronde ke-3 menaklukan perwakilan India, Signify.

Apabila Boom.ID berhasil lolos, mereka berkesempatan untuk membalas kekalahan kemarin dari tim Malaysia, dan membawa Indonesia sebagai juara laga esport pertama yang diselenggarakan oleh Acer.


(MMI)

Nokia 2, Smartphone Paling Terjangkau dari HMD
Review Smartphone

Nokia 2, Smartphone Paling Terjangkau dari HMD

1 week Ago

Nokia 2 merupakan smartphone kelas pemula dari HMD. Ini ulasan tentang kelebihan dan kelemahann…

BERITA LAINNYA
Video /

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.