PlayerUnknown's Battleground

Terjual 18 juta kopi, Game PUBG Mendarat di Xbox One Bulan Depan

Cahyandaru Kuncorojati    •    Rabu, 01 Nov 2017 23:13 WIB
microsoftgamespubg
Terjual 18 juta kopi, Game PUBG Mendarat di Xbox One Bulan Depan
PUBG berhasil terjual sebanyak 18 juta kopi

Metrotvnews.com: Belum ada yang yang bisa menghentikan kepopuleran game PlayerUnknown's Battlegrounds alias PUBG. Diprediksi, bulan depan game ini akan kembali mengalami ledakan junlah pemain.

Dikutip dari laporan IGN bahwa game berkonsep battle royale buatan developer asal Korea Selatan ini baru saja mencatat peningkatan penjualan game mereka. Berdasarkan pernyataan dari Bluehole, developer game tersebut, PUBG telah berhasil terjual 18 juta kopi di seluruh dunia.

Angka ini fantastis untuk sebuah game yang masih dalam tahap early access. Angka ini dipastikan masih akan terus meningkat, mengingat game ini baru dirilis untuk PC. Rencananya, di bulan Desember PUBG akan merambah perangkat Xbox One.

Executive Producer sekaligus CEO PUBG Corp, C.H. Kim, yang menjadi studio khusus pengembangan game tersebut bahwa angka yang diperoleh saat ini merupakan prestasi sekaligus mimpi buruk. Alasannya, mereka sama sekali tidak menyangka PUBG sepopuler ini, dan memiliki jumlah pemain yang sudah mencapai hingga sekitar 2 juta pemain di layanan Steam.

"Hal ini menjadi sebuah pencapaian terbaik bagi game kami hingga bisa sejajar dengan game lain yang sudah lebih dulu sukses. Tapi, beban kami semakin berat," kata Kim.

Penyataan yang sama juga disampaikan oleh Creative Director PUBG, Brendan Greene. Pekerjaan mereka semakin berat karena harus menyiapkan game tersebut mengikuti jumlah pemain yang diprediksi akan semakin banyak saat rilis di beragam konsol dan platform.

"Misalnya, kami sekarang harus fokus menangani sistem server kami. Game kami mengalami kondisi yang tidak lancar atau tidak stabil karena game ini tadinya di desain hanya untuk 1 juta pemain yang sudah sangat maksimal. Ternyata angkanya kini melonjak drastis, jadi kami harus catch up dengan sistem pendukung game kami, tidak hanya menyempurnakan gameplay," beber Greene.


(MMI)

Video /

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.