Ubisoft Pamer Teknologi di Game Beyond Good and Evil 2

Riandanu Madi Utomo    •    Minggu, 25 Jun 2017 12:18 WIB
games
Ubisoft Pamer Teknologi di Game Beyond Good and Evil 2
Cuplikan di demo Beyond Good and Evil 2

Metrotvnews.com: Dalam ajang E3 2017 kemarin, Ubisoft mengumumkan game Beyond Good and Evil 2. Seri game yang sudah 15 tahun tidak muncul ini akan kembali hadir dengan cerita baru yang mengisahkan kejadian sebelum cerita Beyond Good and Evil pertama dimulai.

Meski tidak menyajikan video gameplay-nya, namun Ubisoft memperlihatkan teknologi yang akan mereka gunakan untuk Beyond Good and Evil 2.

Dalam cuplikan video bersama kreator game Michel Ansel, Beyond Good and Evil 2 diperlihatkan akan tampil sebagai game dengan skala yang sangat besar. Bahkan mungkin ini adalah game dengan skala terbesar yang pernah dibuat oleh Ubisoft.

Seberapa besar? Ansel mengatakan  Beyond Good and Evil 2 akan menampilkan ekosistem tidak hanya dalam satu planet, tetapi berbagai planet dalam satu sistem tata surya.



 Beyond Good and Evil 2 akan menggunakan sebuah engine game khusus yang dapat mensimulasikan situasi secara real-time. Ansel mengatakan matahari yang terbit di sebuah planet merupakan hasil simulasi dari pergerakan planet terhadap matahari dan efek dari atmosfer planet tersebut. Bahkan Anda akan bisa menyaksikan pergerakan tersebut dari luar angkasa.
 
Dalam presentasinya, Ansel mengatakan game ini tidak akan menggunakan algoritma dalam menentukan posisi kota, habitat, serta kondisi geografis sebuah planet. Teknologinya memang sangat hebat jika dibandingkan dengan game lainnya. Meski demikian, beberapa pengamat khawatir Ubisoft hanya akan fokus ke teknologi.



Hingga saat ini berbagai elemen penting dari Beyond Good and Evil 2 masih menjadi misteri. Ubisoft sama sekali belum berbicara mengenai gameplay, latar belakang tempat, maupun ceritanya. Hal tersebut yang membuat beberapa pengamat game khawatir karena hal yang sama juga terjadi pada No Man's Sky yang pada akhirnya gagal menemui ekspektasi.




(MMI)

Nokia 2, Smartphone Paling Terjangkau dari HMD
Review Smartphone

Nokia 2, Smartphone Paling Terjangkau dari HMD

1 week Ago

Nokia 2 merupakan smartphone kelas pemula dari HMD. Ini ulasan tentang kelebihan dan kelemahann…

BERITA LAINNYA
Video /

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.