TAITRA Ikut Dukung Esport Indonesia

Riandanu Madi Utomo    •    Kamis, 03 Aug 2017 16:54 WIB
esporttaitra
TAITRA Ikut Dukung Esport Indonesia
Direktur Taiwan Trade Jakarta, Danny Liao, bersama Presiden IeSPA, Eddy Lim (MTVN/DANU)

Metrotvnews.com, Jakarta: Taiwan External Trade and Development Council (TAITRA) umumkan dukungannya terhadap ekosistem olahraga elektronik (esport) di Indonesia.

Dukungan tersebut disampaikan langsung oleh Direktur Taiwan Trade Jakarta, Danny Liao, dalam acara pengenalan produk gaming yang mendapatkan penghargaan Taiwan Excellence di Jakarta hari ini, Kamis (3/8/2017).

"Kami ingin menjadi bagian dalam mengembangkan ekosistem esport di Indonesia. Kami yakin produk berbasis teknologi kami bisa mendukung atlet esport dalam menunjukkan potensi mereka," jelas Liao saat memberikan sambutan.

Indonesia sendiri merupakan negara dengan jumlah gamer terbanyak di Asia Tenggara. Potensi tersebut membuat esport bisa berkembang pesat di Indonesia. Sebagai salah satu negara pemasok teknologi gaming terbesar dunia, tentu saja ini merupakan peluang bagi Taiwan untuk bisa lebih bekerja sama dengan Indonesia. Tidak hanya itu, saat ini Indonesia merupakan mitra dagang terbesar ke-14 Taiwan.

Dalam semester pertama tahun ini, Taiwan telah melakukan ekspor komoditi ke Indonesia dengan nilai USD1,55 miliar (Rp20,6 triliun). Jumlah tersebut meningkat 15,9 persen dari tahun lalu. Sementara komoditi Indonesia yang masuk ke Taiwan mencapai USD2,44 miliar (Rp32,5 triliun) atau naik 17,2 persen.



Di sisi lain, Asosiasi Olahraga Elektronik Indonesia (IeSPA) menyambut baik dukungan tersebut. Meski belum ada diskusi mengenai kerja sama ke depan, tapi pihak IeSPA mengatakan kemungkinan besar mereka akan menggunakan dukungan TAITRA dalam memajukan esport di Indonesia.

"Kemungkinan besar kita akan gunakan produk yang telah mendapatkan penghargaan Taiwan Excellence ke depan, karena memang kualitas mereka sangat baik," ujar Presiden IeSPA, Eddy Lim.

Eddy juga mengatakan Asian Games 2018 yang akan datang bakal menghadirkan esport sebagai cabang kejuaraannya. Hanya saja, medali baru akan bisa dihadirkan pada Asian Games 2022. Meski demikian, ini merupakan langkah baik bagi perkembangan esport yang semakin diterima sebagai cabang olahraga profesional.

Ketika ditanya mengenai game apa saja yang bakal dihadirkan, Eddy mengatakan masih belum tahu. Namun dirinya memastikan game yang bakal hadir merupakan game esport populer.

"Tentu saja kami ingin game populer yang bakal dipertandingkan nantinya, seperti Dota 2 dan Counter-Strike: Global Offensive," jelas Eddy.


(MMI)

Huawei Nova 2i, Jawaban 4 Kamera di Kelas Menengah
Review Smartphone

Huawei Nova 2i, Jawaban 4 Kamera di Kelas Menengah

1 week Ago

Huawei Nova 2i dilengkapi dengan 4 kamera. Inilah ulasan lengkap performanya. 

BERITA LAINNYA
Video /