Point Blank Garena Championship 2018

Point Blank Masih Sediakan Kompetisi untuk Srikandi Esport Indonesia

Cahyandaru Kuncorojati    •    Minggu, 01 Apr 2018 10:39 WIB
pbgc 2018
Point Blank Masih Sediakan Kompetisi untuk Srikandi Esport Indonesia
Kompetisi PBLC 2017 yang dimenangkan oleh Evos Galaxy Sades sebagai juara pertama.

Medan: Salah satu hal yang masih setia diusung oleh Garena dan penyelenggara Point Blank Garena Championship adalah menyuguhkan kompetisi bagi pemain perempuan lewat Point Blank Ladies Championship 2018.

Seperti yang dikethaui, esport lebih banyak didominasi oleh pemain pria. Namun, tidak dalam acara yang akan digelar hari ini, 1 April 2018 di Convention Hall Hotel Santika Premiere Dyandra, Medan.

Kompetisi ini memberikan ruang bagi gamer perempuan di Tanah Air, dan membuktikan Indonesia juga memiliki srikandi esport yang penuh prestasi dan tidak melulu mengandalkan kecantikan sekaligus ketenaran.

Menariknya, PBLC 2018 tidak jauh berbeda dengan PBGC 2018, yang sebagian pesertanya diisi tim veteran. PBLC 2018 diiisi oleh perempuan-perempuan yang sudah mencicipi kerasnya turnamen esport.

Ada empat tim yang berhasil lolos tahap seleksi hingga menjadi finalis di PBLC 2018 yang akan dibuka hari ini. Empat tim tersebut adalah Evos Galaxy Sades, L_Osav Evo Ovgods, Recall Kamikaze, dan Monstar KZ.

Evos Galaxy Sades bukan tim baru dan tergolong yang disegani. Alasannya tim ini keluar sebagai juara pertama PBLC 2017 yang digelar bersamaan dengan PBGC tahun lalu. Dalam beberapa kompetisi yang sama sebelumnya, mereka selalu terhenti di posisi runner-up.


(MMI)

Video /

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.