Bandai Namco Kembali Pamer Ace Combat 7

Cahyandaru Kuncorojati    •    Jumat, 22 Jun 2018 14:09 WIB
gamesbandai namco
Bandai Namco Kembali Pamer Ace Combat 7
Spare Squadron di Ace Combat 7: Skies Unknown.

Jakarta: Pada ajang E3 2018 yang digelar pada awal bulan Juni lalu, Bandai Namco mengumumkan banyak sekali update game yang mereka miliki dan akan dirilis tapi ada satu yang absen dari perhelatan tersebut, yakni Ace Combat 7: Skies Unknown.

Hal ini menjadi penting, sebab game tersebut sudah diberikan bocorannya oleh Bandai Namco sejak tahun 2015. Artinya pengerjaan game simulasi pesawat terpopuler dari Bandai Namco ini sudah memakan waktu hingga hampir 3 tahun lebih.

Di tahun 2017 Bandai Namco mengulur tanggal rilis game ini menjadi 2018 seperti yang ditampilkan pada trailer game saat itu. Di ajang E3 2018 diam-diam mereka merilis trailer terbaru dari Ace Combat 7: Skies Unknown.

Dalam trailer yang diunggah ke akun YouTube Bandai Namco, digambarkan kelanjutan dari konflik antara dua negara bernama Osea Federation dan Kingdom of Erusea yang memicu perang udara menggunakan beragam jenis pesawat tempur hingga drone berkemampuan seperti pesawat tempur.

Dalam trailer terbaru tersebut diceritakan tentang skuadron pesawat tempur bernama Spare Squadron yang diketahui merupakan pasukan pesawat tempur yang diawaki oleh pilot-pilot yang memiliki catatan kriminal.

Para pilot pesawat tempur ini memiliki panggilan bernama Spare 15 yang oleh operator disebut sebagai nomor tahanan mereka di udara. Diceritakan bahwa semakin banyak garis atau stripe di ekor pesawat menandakan bahwa tindak kriminal yang dilakukan oleh pilot pesawat tersebut sangat banyak.

Menuju bagian akhir trailer terdapat narasi yang menyebutkan bahwa personil Spare 15 bukanlah pasukan tempur militer reguler. Apabila dikaitkan dengan status mereka sebagai tahanan, mungkin Spare 15 serupa dengan suicide squad.




(MMI)

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.