Banyak Masalah, Pengunjung Pokemon Go Festival Dapat Kompensasi

Ellavie Ichlasa Amalia    •    Senin, 24 Jul 2017 12:52 WIB
pokemon go
Banyak Masalah, Pengunjung Pokemon Go Festival Dapat Kompensasi
Festival Pokemon Go pertama berlangsung kurang sukses.

Metrotvnews.com: Untuk merayakan ulang tahun Pokemon Go yang pertama, Niantic mengadakan Pokemon Go Fest. Sayangnya, acara ini tidak berjalan semulus harapan. 

Sekitar 20 ribu fans Pokemon datang ke Grant Park di Chicago untuk mengikuti festival ini, yang menjanjikan para pemain kesempatan untuk menangkap berbagai Pokemon dan menyelesaikan tantangan tim, medal eksklusif, hadiah khusus dan tentu saja, kesempatan untuk bertemu dengan anggota komunitas Pokemon Go dari seluruh duia. 

Sayangnya, seperti yang dilaporkan oleh The Verge, acara ini dipenuhi dengan berbagai masalah, mulai dari keterbatasan koneksi seluler sampai masalah server, yang membuat game ini tidak bisa dimainkan hampir sepanjang hari. Kebanyakan pemain bahkan tidak bisa masuk ke dalam akunnya. Ketika pemain berhasil masuk ke akunnya, game Pokemon Go justru akan langsung terhenti. 

Sebagai ganti rugi, Niantic menawarkan pengembalian tiket senilai USD100 (Rp1,3 juta) dalam bentuk PokeCoins, pokemon legendaris pertama dalam game ini, yaitu Lugia dan lain sebagainya. Meskipun sebagian pengunjung tetap merasa tidak puas, ada juga orang-orang yang cukup puas dengan kesempatan untuk bertemu ribuan fans Pokemon Go. 



Sebelum festival ini diadakan, Niantic memang telah memberikan sedikit informasi bahwa pokemon legendaris akan ditambahkan ke dalam game dalam waktu dekat. Seharusnya, pokemon legendaris itu diperkenalkan ketika para pemain melakukan raid bersama-sama. Sayangnya, rencana itu gagal terlaksana karena masalah jaringan yang membuat game Pokemon Go tidak bisa dimainkan hampir sepanjang hari. 


(MMI)

Gandeng Google, Lenovo Ciptakan Smart Display untuk Rumah Pintar
CES 2018

Gandeng Google, Lenovo Ciptakan Smart Display untuk Rumah Pintar

1 day Ago

Lenovo Smart Display menghadirkan layanan asisten digital Google Assistant dalam bentuk layar s…

BERITA LAINNYA
Video /

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.