Kreator Halo Tidak Berminat Bawa Mode Battle Royale

Cahyandaru Kuncorojati    •    Jumat, 20 Jul 2018 14:31 WIB
games
Kreator Halo Tidak Berminat Bawa Mode Battle Royale
Karakter gamer Halo.

Jakarta: Developer game Halo Infinite yang merupakan seri terbaru dari franchise Halo enggan menyajikan mode Battle Royale ala PUBG dan Fortnite yang tengah populer ke game buatannya.

Dikutip dari GameSpot, 343 Industries mengaku tidak memililki rencana, menurut Franchise Manager Halo Frank O'Connor. Dia menyebutkan bahwa mode seperti Battle Royale sudah bisa ditemukan lewat fitur map editor di Halo 5: Forge, namun memang tidak akan bisa menyajikan pertarungan hingga 100 pemain.

"Kami tidak sedang mengerjakan mode Battle Royale, tapi apabila kalian menginginkannya maka buat saja di mode Custom dan pasang mode Elimination sebagai basisnya. Tentu saja ukurannya tidak akan sama tapi gameplay yang disajikan akan mirip," jelas Frank dalam cuitan akun Twitter miliknya.

Frank sendiri bukan yang mengakui bahwa mode Battle Royale diperkenalkan oleh PUBG apalagi Fortnite. Menurutnya, mode serupa Battle Royale sudah ada sejak lama, hanya saja baru mendapatkan definisi dan bentuk yang jelas setelah kedua game tersebut populer.

Dengan jelas dan tegas Frank menyatakan mode Battle Royale tidak akan ada dalam game Halo Infinite yang tanggal rilisnya belum ditentukan, termasuk di Halo 5: Forge yang menyediakan fitur multiplayer dan kustomisasi arena permainan atau map editor.

Boleh dibilang, franchise Halo menjadi satu-satunya game yang dengan jelas menyatakan tidak akan menghadirkan mode Battle Royale ke dalam game mereka. Battlefield V, Call of Duty: Black Ops 4, bahkan GTA Online menjadi beberapa game yang akhirnya ikut dalam tren Battle Royale.

Game Halo: Infinite sendiri akan sangat dinantikan oleh penggemarnya karena seri ini merupakan kelanjutan dari saga Halo yang akan semakin fokus kepada cerita sosok utama yaitu Master Chief.




(MMI)

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.