Incar Pemain Baru Point Blank, Ini Strategi Garena Indonesia

Riandanu Madi Utomo    •    Sabtu, 18 Mar 2017 16:27 WIB
games
Incar Pemain Baru Point Blank, Ini Strategi Garena Indonesia
Product Manager Point Blank di Garena, Hans Saleh

Metrotvnews.com, Bandung: Babak Grand Final turnamen Blank Garena Championship (PBGC) 2017 resmi digelar di Bandung hari ini.

Selain mempertemukan yang dari babak penyisihan yang telah digelar sejak awal bulan Januari kemarin, turnamen ini juga dikatakan sebagai sarana untuk memperkuat dan mengembangkan basis komunitas gamer Point Blank di Indonesia yang diklaim pertumbuhannya cukup besar dari tahun ke tahun.

"Jumlah pemain dari tahun ke tahun terus meningkat. Selain itu komunitas juga semakin aktif. Hal tersebut bisa dilihat dari turnamen yang diadakan secara rutin setiap tahunnya. Seperti PBGC kali ini pesertanya ada sekitar 3000 tim, sementara tahun lalu hanya sekitar 2000," ujar Hans Saleh, Product Manager Point Blank di Garena.

Hans mengatakan turnamen bukan satu-satunya cara yang dilakukan Garena untuk meningkatkan jumlah pemainnya. Mereka juga rutin mengadakan sesi live streaming yang bisa menarik perhatian pemainnya.

Hans juga mengatakan pihaknya terus berusaha menghadirkan sesuatu yang baru ke dalam game, salah satunya adalah konten baru.

Kepada Metrotvnews.com, Hans membocorkan adanya konten baru untuk Point Blank yang akan dirilis dalam waktu dekat. Meski tidak banyak informasi yang dibocorkan, namun kami berhasil mengkonformasi Point Blank akan mendapatkan mode permainan baru dalam waktu dekat.

"Akan ada penambahan konten berupa mode permainan baru dalam waktu dekat," ungkap Hans.

Saat ini, Point Blank masih merupakan game first-person shooter (FPS) online yang paling populer di Indonesia. Untuk mempertahankan posisi tersebut, pihak Garena juga rajin dalam membasmi pemain yang bermain curang di dalam game. Bahkan sebuah kampanye bernama "Aku Main Bersih" digelar agar pemain tidak lagi bermain curang.

"Kampanye Aku Main Bersih sudah digelar cukup lama dan hasilnya cukup memuaskan, yaitu berkurangnya jumlah pemain yang menggunakan cheat."


(MMI)

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.