Pemain Elite Dangerous Baru Jelajah 0,003% Peta yang Ada

Riandanu Madi Utomo    •    Minggu, 10 Sep 2017 09:22 WIB
games
Pemain Elite Dangerous Baru Jelajah 0,003% Peta yang Ada
Saking luasnya, semua pemain Elite Dangerous baru mampu jelajahi 0,003 persen wilayah yang ada

Metrotvnews.com: Elite dangerous merupakan salah satu game simulasi penerbangan pesawat antariksa yang membawa pemainnya menjelajahi seluruh isi galaksi Milky Way. Meski memiliki jumlah pemain yang cukup banyak, namun tampaknya para pemain game ini masih sangat kurang jika ingin menjelajah seluruh galaksi Milky Way. 

Menurut Elite Dangerous Star Map (EDSM), pemain game ini baru menjelajahi 0,003 persen dari seluruh wilayah game di Elite Dangerous. Tentu saja jumlah sistim tata surya yang telah dijelajahi semua pemain Elite Dangerous sudah sangat banyak, yaitu 15.779.775 sistim tata surya.

Namun, karena jumlah sistim tata surya di galaksi Milky Way yang ada di Elite Dangerous sangat banyak, yaitu lebih dari 400 miliar sistim tata surya, pemain hanya bisa menjelajahi secuil dari dunia game ini.

Menariknya lagi, jumlah pemain Elite Dagerous tidak bertambah, sehingga dibutuhkan waktu sekitar 56.206 tahun agar semua wilayah di game ini bisa terjelajahi oleh pemainnya. Ya, hal tersebut memang sepertinya tidak mungkin dan gamenya sendiri kemungkinan sudah tidak ada lagi.

Meski demikian, fakta ini tetap menjadi sangat menarik dan membuka mata kita semua bahwa kita hidup di belahan kecil dari alam semesta.

Elite Dangerous sendiri merupakan game simulasi pesawat luar angkasa yang mengajak pemainnya untuk menjelajahi luar angkasa sebagai pilot. Pemain bisa mendatangi berbagai stasiun luar angkasa, planet, dan objek antariksa lainnya di dalam game ini. Belakangan game ini juga menghadirkan berbagai exoplanet yang ditemukan NASA ke dalam peta permainannya.


(MMI)

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.