Xbox One X, Ancaman Nyata PlayStation 4 Pro?

Mohammad Mamduh    •    Senin, 19 Jun 2017 14:40 WIB
gamesplaystation
Xbox One X, Ancaman Nyata PlayStation 4 Pro?
Xbox One X

Metrotvnews.com: Xbox One X secara resmi dimumkan dalam ajang E3 2017. Selain fitur dan spesifikasi, banderol USD499 atau sekitar Rp6,6 juta juga merupakan tanda bahwa ini adalah konsol premium yang menawarkan kelebihan dari versi standarnya.

Memang, gamer bisa bermain dengan resolusi visual 4K, yang jauh lebih tajam dan lebih jernih. Di sisi lain, aspek yang harus dilihat adalah konsol versi super ini sesungguhnya tidak memiliki lompatan teknologi yang signifikan. Satu fenomena yang terlihat dengan kehadiran Xbox One X dan PlayStation 4 Pro adalah perkembangan teknologi yang kian melambat, ditambah dengan harga komponen yang cenderung stabil.

Kehadiran konsol versi terbaru yang lebih mengutamakan tampilan visual seakan-akan menjadi agenda wajib para produsen konsol untuk menawarkan inovasi kepada konsumen setiap tahunnnya. Menghadirkan konsol terbaru belum tentu mendongkrak penjualan sang penciptanya secara keseluruhan.

Hal tersebut diakui oleh bos Xbox Phil Spencer. Kepada Business Insider, ia menjelaskan bahwa Xbox One X bukan semata-mata sebagai mesin game yang akan dibeli banyak konsumen. Tentu saja, sudah menjadi tugasnya untuk mendapatkan keuntungan, tetapi jika hanya mengandalkan konsol, mendapatkan profit adalah hal yang hampir mustahil.

“Saya tidak akan memberikan rinci mengenai angka penjualan, tetapi saya bisa mengatakan bahwa faktor pendukung dalam menghasilkan uang bukanlah dari mesinnya, melainkan dari game yang dimiliki.”

Bukan hanya soal membeli konsol baru dan menambah jumlah pengguna layanan berlangganan Xbox Live, Phil mengemukakan bahwa game yang menarik dan ekosistem yang mendukungnya adalah faktor utama produsen konsol dalam meraup keuntungan. Harus diakui, secara spefisikasi, Xbox One X menawarkan beberapa kelebihan dari PS4 Pro, walaupun tidak banyak.

Namun, PlayStation selalu mempunyai keunggulan dari segi pilihan game yang ditawarkan. Contoh ini terlihat jelas dalam pameran E3 2017. Xbox One X menawarkan pilihan game yang mungkin untuk sebagian gamer kurang menarik, tidak seperti Sony yang selalu meluncurkan cuplikan game demi buat gamer penasaran.

Apakah Xbox One X akan menjadi ancaman PlayStation 4 Pro? Bisa dijawab tidak. Kehadiran judul game berkualitas menjadi alasan utamanya. Sony punya segudang judul game menarik dan hanya tersedia untuk konsol mereka. Ada bisa melihat beberapa franchise game besar seperti God of War, Uncharted, Metal Gear, Death Stranding, dan masih banyak lagi.

Setelah Halo dan Gears of War, Xbox masih perlu memiliki judul game eksklusif yang benar-benar membuat mereka istimewa. Strategi berikutnya yang bisa diterapkan mungkin adalah banderol harga yang lebih murah, mengingat banyak gamer global yang memprediksi konsol ini dihargai sekitar USD399 sebelum peluncurannya.


(MMI)

Oppo F7, Kamera Bagus Berkat Kecerdasan Buatan
Review Smartphone

Oppo F7, Kamera Bagus Berkat Kecerdasan Buatan

9 hours Ago

Oppo menghadirkan pengalaman menggunakan kamera dan hasil foto yang baik dan menyenangkan, berk…

BERITA LAINNYA
Video /

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.