Pendapatan Fortnite Salip Candy Crush dan Pokemon Go

Ellavie Ichlasa Amalia    •    Minggu, 08 Apr 2018 10:18 WIB
gamesios
Pendapatan Fortnite Salip Candy Crush dan Pokemon Go
Ilustrasi.

Jakarta: Fortnite buatan Epic Games telah mendapatkan lebih dari USD15 juta (Rp206,6 miliar) hanya dalam waktu tiga minggu sejak ia diluncurkan, lapor perusahaan analisis Sensor Tower.

Menurut laporan perusahaan itu, pendapatan per minggu Fortnite di iOS bahkan telah mengalahkan game-game seperti Candy Crush Saga, Clash of Clans dan Pokemon Go.

Dalam satu minggu terakhir, Fortnite mendapatakan USD6,4 juta (Rp88,1 miliar) sementara Candy Crush Saga hanya mendapatkan USD5,8 juta (RP79,9 miliar). Memang, Candy Crush Saga adalah game lama yang telah diluncurkan enam tahun lalu.

Meskipun begitu, game-game yang disebutkan di atas berhasil bertahan menjadi game nomor satu di App Store selama bertahun-tahun dan berhasil mendapatkan pendapatan yang stabil. Fornite, setidaknya sekarang, berada di posisi nomor satu, seperti yang disebutkan oleh The Verge.



Lain halnya dengan game yang memaksa pemainnya untuk membayar untuk melanjutkan permainan, Fortnite hanya menjual kostum, animasi menari dan benda kosmetik lainnya. Selain itu, mereka juga menawarkan langganan sebesar USD10 (Rp138 ribu) per tiga bulan.

Namun, sebenarnya kabar ini tidak aneh. Fortnite telah menjadi fenomena global berkat model free-to-play dari Epic, waktu yang tepat dan genre battle royale yang memang sedang populer. 

Genre battle royale pertama kali dipopulerkan oleh Playerunknown's Battlegrounds. Epic menggunakan konsep dasar yang sama. Namun, mereka membuat tingkat kesulitan game yang lebih mudah dan gambar yang lebih ramah anak.

Salah satu alasan kesuksesan FOrtnite adalah karena ia sama persis dengan game versi desktop dan konsol, memungkinkan Anda untuk melanjutkan game melalui pada yang berbeda.

Inilah alasan mengapa para pemain tidak keberatan untuk menghabiskan uang di versi mobile dari game ini. Semua kosmetik, skin dan emote yang dibeli oleh pengguna dalam versi mobile bisa digunakan di PlayStation, Xbox, dan PC. 

Sensor Tower memperkirakan, Fortnite telah diunduh sebanyak 11 juta kali pada perangkat mobile. Sementara menurut Superdata Research, Epic telah mendapatkan USD126 juta (Rp1,7 triliun) via pembelian in-ap dari Fortnite selama bulan Februari. 


(MMI)

Begini Performa Ponsel Selfie Xiaomi Redmi S2
Review Smartphone

Begini Performa Ponsel Selfie Xiaomi Redmi S2

2 weeks Ago

Xiaomi masuk industri smartphone selfie dengan merilis Xiaomi Redmi S2. Begini performanya. …

BERITA LAINNYA
Video /

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.