EA Akuisisi Developer Titanfall

Riandanu Madi Utomo    •    Jumat, 10 Nov 2017 14:14 WIB
industri game
EA Akuisisi Developer Titanfall
EA akuisisi Respawn Entertainment

Metrotvnews.com: Developer game Respawn Entertainment baru saja dilaporkan telah diakuisisi oleh EA. Dengan demikian, Respawn sudah resmi menjadi bagian dari EA Studio dan bakal merilis game di bawah bendera EA.

Menurut PC GAMER, nilai akuisisi Respawn mencapai USD315 juta (sekitarRp4,2 triliun). Dalam akuisisi tersebut, EA juga bakal menggelontorkan dana hingga USD140 juta (sekitar Rp1,8 triliun) untuk pengembangan game di Respawn hingga tahun 2022.

"Kemitraan EA dan Respawn sudah berlangsung sangat lama dan kali ini kami mempererat kemitraan tersebut," ujar CEO EA, Andrew Wilson.

"Respawn telah berhasil menghadirkan game Titanfall dan bersama EA kami yakin akan ada game-game yang sangat menarik untuk ke depannya."

"Kami merasa ini saat untuk bergabung dengan pemain industri game yang lebih besar sehingga masa depan Respawn lebih terjamin, sementara kebebasan berkreasi masih bisa dipertahankan," ujar CEO Respawn, Vince Zampella.

"Kami sendiri memerlukan sumber daya yang lebih besar untuk membuat game yang lebih baik."

Respawn sendiri merupakan studio game yang didirikan oleh Vince Zampella dan Jason West pada tahun 2010. Sejauh ini, studio game tersebut baru merilis dua game AAA dan keduanya merupakan seri game Titanfall. Dua game tersebut memang tidak mendapatkan reaksi yang sangat baik, namun juga tidak memiliki reputasi yang buruk.

Selain mengumumkan akuisisi Respawn, EA juga mengumumkan sebuah game Star Wars baru yang bakal dikerjakan oleh Respawn. Sebelumnya, EA membatalkan proyek game Star Wars lainnya yang dikerjakan oleh Visceral Games dan menutup total studio tersebut.


(MMI)

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.