Tom Clancy Jadi Game Shooter Ubisoft Tersukses

Cahyandaru Kuncorojati    •    Selasa, 13 Feb 2018 10:33 WIB
gamesubisoft
Tom Clancy Jadi Game Shooter Ubisoft Tersukses
Tom Clancy's Rainbow Six: Siege.

Jakarta: Assassin's Creed bukan satu-satunya franchise Ubisoft yang sukses. Tom Clancy juga dianggap sebagai sumber penghasilan Ubisoft.

Franchise Tom Clancy terdiri dari Rainbow Six: Siege, Ghost Recon: Wildlands, dan The Division kini memiliki komunitas pemain yang mencapai 60 juta orang.

Keputusan Ubisoft di tahun 2009 dengan mengakuisisi brand Tom Clancy senilai USD94 juta (Rp1,2 triliun) justru kini membantu Ubisoft mengubah startegi bisnis modelnya menjadi 'game-as-a-service'.

Ketiga game franchise Tom Clancy tersebut hingga saat ini dikabarkan terus ramai dimainkan oleh banyak penggemarnya dan Ubisoft terus menggelontorkan update serta konten terbaru untuk ketiga game tersebut.

Venture Beat mengabarkan dalam pertemuan CEO Ubisoft Yves Guillemot dengan investor, Guillemot sempat menuturkan ambisiinya membawa Tom Clancy's Rainbow Six: Siege sebagai salah satu game yang esport.

Pada bulan November lalu, jumlah pemain Rainbow Six: Siege sudah mencapai 25 juta. Rencana membawa game tersebut ke ranah esport menurut Guillemot akan menjadi sumber pendapatan baru bagi Ubisoft.

Rainbow Six: Siege merupakan game shooter dnegan latar cerita tim anti teror lawan teroris yang setiap karaker memiliki gaya serangan dan keahliannya masing-masing. Tidak seperti Counter Strike, di sini pemain juga harus menyusun strategi barikade arena permainan yang dipasang.

Ubisoft mengklaim bahwa jumlah penggemar esport yang menonton pertandingan Rainbow Six: Siege terus berlipat ganda di 2017. Game ini menduduki posisi ke-5 sebagai game yang paling banyak dimainkan di Steam, dan masuk dalam daftar 10 besar video game yang paling banyak ditonton di YouTube.


(MMI)

Video /

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.