Pria 45 Tahun Dipenjara Gara-Gara Fortnite?

Cahyandaru Kuncorojati    •    Kamis, 20 Sep 2018 10:31 WIB
gamesfortnite
Pria 45 Tahun Dipenjara Gara-Gara Fortnite?
Game Fortnite.

Jakarta: Medcom.id sudah cukup sering membahas game Fortnite termasuk fenomena di kalangan masyarakat di Amerika Serikat yang menjadi pasar terbesar game tersebut.

Dikutip dari The Next Web, seorang pria berusia 45 tahun yang rupanya penggemar game Fortnite baru saja ditangkap oleh kepolisian setempat lantaran dia kalah dalam sebuah game.

Lebih tepatnya, dia kalah dan melontarkan ancaman kepada pemenang game yang dimainkan. Pemenangnya adalah seorang anak berusia 11 tahun. Pria yang bernama Michael Aliperti melontarkan ancaman pembunuhan tersebut dalam bentuk pesan dan suara saat secara online.

Mengutip laporan NBC, pria tersebut mengancam akan mencari sang anak dengan membawa senjata dan membunuhnya. Dari laporan tersebut pihak kepolisian setempat menggolongkannya sebagai ancaman berupa penembakan sekolah.

Setelah ditelusuri, Aliperti sempat mengucapkan ancaman bahwa dia mengetahui di mana sekolah sang anak sehingga kepolisian setempat menilai hal ini menjadi ancaman serius.

Aliperti diketahui merupakan ayah dari tiga orang anak yang sebetulnya tidak pernah memiliki catatan kriminal, dirinya diketahui telah berpisah dengan sang istri. Aliperti dijatuhi denda USD2.500 atau senilai Rp37 juta.

Ungkapan kasar dalam game online memang menjadi perhatian serius karena menimbulkan permasalahan. Tahun 2015 lalu seorang gamer memanggil tim anti teror ke rumah lawan mainnya dengan tuduhan sebagai pelaku kejahatan lantaran kesal kalah dalam sebuah game.


(MMI)

Samsung Galaxy A9, Si Unik Berkamera Empat
Review Smartphone

Samsung Galaxy A9, Si Unik Berkamera Empat

22 hours Ago

Samsung mengakhiri tahun 2018 dengan ponsel inovatif dalam hal kamera dengan dukungan empat kam…

BERITA LAINNYA
Video /

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.