29 Maret, Ubisoft Rilis 2 Assassin's Creed Versi Remastered

Cahyandaru Kuncorojati    •    Kamis, 07 Feb 2019 08:46 WIB
gamesubisoftassassin creed
29 Maret, Ubisoft Rilis 2 Assassin's Creed Versi Remastered
Karakter Aveline dan Connor.

Jakarta: Ubisoft sudah janji akan menghadirkan versi Remastered dari dua seri Assassin's Creed, yaitu Assassin's Creed III dan Assassin's Creed Liberation.

Kini keduanya telah mendapatkan tanggal rilis. Kedua seri Assassin's Creed tersebut bakal dirilis pada tanggal 29 Maret 2019, dengan peningkatan kualitas grafis yang cukup signifikan.

Hal ini bisa terlihat dari cuplikan perbandingan yang diunggah Ubisoft. Peningkatan grafis sangat terlihat dari sisi pencahayaan serta resolusi gambarnya. Disebutkan bahwa versi Remastered mendukung kualitas 4K dan HRD.

Gamer yang memiliki Season Pass dari Assassin's Creed Odyssey akan langsung mendapatkan dua game ini. Seperti yang sudah diketahui, Assassin's Creed III berfokus pada protagonis Connor Kenway dengan latar Revolusi Amerika.

Pada Assassin's Creed III Remastered juga hadir dengan berbagai DLC mode single player yang memberikan plot cerita saat George Washington berubah menjadi tirani yang menguasai Amerika karena terpengaruh kekuatan Apple of Eden.

Sementara Assassin's Creed: Liberation adalah spin-off dari Assassin's Creed III dengan latar waktu yang sama tapi di lokasi negara bagian New Orleans. Dikisahkan protagonis Assassin perempuan bernama Aveline de Grandpre berkebangsaan Afro-Amerika yang berusaha mengusir organisasi Templar di kawasan tersebut.

Assassin's Creed III Remastered pantas untuk dinantikan, mengingat game ini menjadi awal mula Ubisoft menggunakan game engine baru yang lebih dinamis. Karakter Assassins juga untuk pertama kalinya mampu memanjat pohon dan berbagai meda termasuk tebing pada seri game ini.

Tidak ketinggalan unsur RPG juga mulai dijelajah oleh Ubisoft, yang kemudian terus diolah menjadi seperti seri Assassin's Creed Origin dan Odyssey saat ini. Kedua game versi Remastered tersebut dipastikan hadir untuk PC dan konsol, tapi tidak di Nintendo Switch.




(MMI)

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.