Total War Saga: Thrones of Britania, Kisah Baru Perang Kolosal dari SEGA

Riandanu Madi Utomo    •    Senin, 20 Nov 2017 22:14 WIB
games
Total War Saga: Thrones of Britania, Kisah Baru Perang Kolosal dari SEGA
Total War Saga: Thrones of Britania bakal dirilis untuk PC pada tahun 2018 mendatang

Metrotvnews.com: Bulan Juli lalu, Creative Assembly mengumumkan cabang dari game Total War bernama Total War Saga dan game pertamanya akhirnya diumumkan.

Hadir dengan nama Total War Saga: Thrones of Britania, game ini akan mengajak pemainnya untuk berperan sebagai salah satu raja paling terkenal di Inggris Raya, yaitu King Alfred of Wessex.

Menggunakan latar belakang tahun 878 Masehi, Thrones of Britania bakal mengangkat kisah bagaimana King Alfred of Wessex mempersatukan berbagai kerajaan dan mengusir bangsa Viking yang sudah mulai masuk bahkan menetap di kepulauan Inggris.

Berbeda dengan game Total War Lainnya, Thrones of Britania hanya bakal menceritakan kejadian sejarah secara lebih spesifik, namun masih menggunakan gameplay ala Total War dengan pertempuran skala besar.



"Salah satu tujuan kami adalah menghadirkan satu event sejarah secara fokus," ujar Director Thrones of Britania Mike Simpson dikutip dari PC GAMER.

"Berbeda dengan game Total War sebelumnya, kali ini kami bakal menyajikan mode campaign yang sangat detail dengan fokus budaya serta penyajian pertempuran yang lebih baik."

Mike Simpson merupakan salah satu game yang bakal menjadi bagian dari Total War Saga. Seri game Total War Saga sendiri merupakan cabang Total War yang sangat fokus terhadap satu kejadian penting dalam sejarah.

Dengan kata lain, seri Total War Saga bisa dikatakan sebagai bagian kecil dari cerita yang pernah disajikan di Total War. Total War Saga: Thrones of Britania bakal dirilis untuk PC pada tahun 2018 mendatang.


(MMI)

Honor 10, Saat Tampilan dan Fitur Premium Jadi Satu
Review Smartphone

Honor 10, Saat Tampilan dan Fitur Premium Jadi Satu

2 weeks Ago

Honor 10 menjadi smartphone flagship pertama Honor yang diboyong ke Indonesia.

BERITA LAINNYA
Video /

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.