EA Ikut Garap Kecerdasan Buatan untuk Pertandingan Battlefield 1

Cahyandaru Kuncorojati    •    Senin, 26 Mar 2018 20:13 WIB
gameselectronic arts
EA Ikut Garap Kecerdasan Buatan untuk Pertandingan Battlefield 1
Game Battlefield 1 yang dirilis EA.

Jakarta: Beberapa waktu lalu Ubisoft mengumumkan proyek teknologi AI atau kecerdasan buatan yang membantu mereka membersihkan bug dan membuat karakter yang digerakkan oleh komputer di dalam game menjadi memiliki cara bertindak seperti manusia.

Kini giliran EA (Electronic Arts) yang mengembangkan teknologi kecerdasan buaatan yang juga diuji coba lewat pertandingan di game Battlefield 1. Dikutip dari GameSpot, EA telah mengembangkan divisi pengembangan teknologi AI deep learning bernama Search for Extraordinary Experiences Division (SEED).

Pertama kali dipamerkan dalam ajang Game Developer Conference (GDC) 2018 yang sedang berlangsung, teknologi AI yang EA beri nama sebagai 'agents' dilatih untuk menjadi pintar dengan lewat pertandingan Battlefield 1 yang seluruh pemainnya adalah agents AI buatan EA.

"Semua pemain di dalamnya dikendalikan hanya oleh satu teknologi neural netwok yang lambat laun lewat proses trial and error teknologi AI tersebut mulai mampu mengendalikan permainan dan menyajikan permainan seperti manusia," ungkap pihak EA.



EA menambahkan bahwa agents AI buatannya juga terlatih mengatur strategi dengan mempertimbangan kondisi darah atau health dan amunisi sepanjang permainan. Dalam video tersebut diperlihatkan EA menaruh menyebar kotak di titik tertentu arena permainan Battlefield 1.

Kotak hijau memiliki efek untuk menambah darah atau health karakter pemain di dalam game dan kotak berwarna kuning untuk menambah amunisi. Terlihat di video bahwa karakter yang digerakan teknologi AI tersebut tidak akan langsung mengambil kotak tersebut sebelum memastikan tidak ada musuh disekitarnya.

Meskipun dalam beberapa kesempatan ditemukan teknologi AI tersebut sempat bermasalah dengan membuat pemain di dalam game berlari berputar-putar. Ini adalah awal dari teknologi pengembangan game yang lebih baik.

Seperti yang diketahui bahwa EA akan menampilkan seri terbaru dari franchise Battlefield yang kabarnya akan berlatar kisah Perang Dunia II dalam ajang E3 nanti. 


(MMI)

Begini Performa Ponsel Selfie Xiaomi Redmi S2
Review Smartphone

Begini Performa Ponsel Selfie Xiaomi Redmi S2

2 weeks Ago

Xiaomi masuk industri smartphone selfie dengan merilis Xiaomi Redmi S2. Begini performanya. …

BERITA LAINNYA
Video /

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.