Mulai Hari Ini, Mobile Arena Berubah Jadi Arena of Valor

Riandanu Madi Utomo    •    Rabu, 02 Aug 2017 21:00 WIB
games
Mulai Hari Ini, Mobile Arena Berubah Jadi Arena of Valor
Mobile Arena berubah nama menjadi Arena of Valor mulai tanggal 2 Agustus (gambar: istimewa)

Metrotvnews.com: Baru dua bulan rilis, Garena mengumumkan pergantian nama untuk Mobile Arena.

Game MOBA untuk perangkat mobile tersebut kini telah berganti nama menjadi Arena of Valor. Pergantian nama ini merupakan dikatakan merupakan bagian dari langkah komprehensif yang dilakukan oleh developer AOV, yaitu Tencent, untuk menyatukan para pemain AOV di seluruh dunia.

Pihak Garena sebagai publisher AOV mengatakan nama baru untuk Mobile Arena tersebut memiliki arti tersendiri. Valor membawa arti kata keberanian seorang pahlawan dalam menghadapi bahaya, khususnya
dalam pertarungan di medan perang. 

Dalam setiap arena pertarungan, para challengers (sebutan untuk pemain AOV) harus memiliki kombinasi yang baik antara skill, kerja sama tim, dan tentunya keberanian untuk dapat meraih kemenangan.

Pihak Garena juga menekankan perubahan nama menjadi Arena of Valor tidak akan menghapus data akun maupun perkembangan yang telah dicapai para challengers. Mereka bahkan menjanjikan akan ada lebih banyak event dan update.



Nama Arena of Valor sebenarnya sudah digunakan sebagai nama resmi Mobile Arena untuk wilayah Amerika dan Eropa. Pihak Tencent tampaknya ingin mengganti nama untuk wilayah Indonesia agar pemain Indonesia juga bisa tergabung dalam satu komunitas global game tersebut. Dalam keterangan resminya, pihak Garena Indonesia menyebutkan, perubahan menyeluruh untuk Arena of Valor akan berlaku mulai besok, Kamis (3/8/2017).

Di negara asalnya, yaitu Tiongkok, game ini dikenal dengan nama Honour of Kings. Game tersebut bahkan menguasai pasar Tiongkok dengan jumlah pemain terbanyak. Saking banyaknya, Tencent dilaporkan membuat aturan khusus untuk pemain anak-anak seperti tidak bisa bermain lebih dari satu jam sehari dan dibatasi dalam hal pembelian item in-app purchase.


(MMI)

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.