Ghost Recon Wildlands

Legenda Sam Fisher Ramaikan Tahun ke-2 Ghost Recon: Wildlands

Cahyandaru Kuncorojati    •    Selasa, 10 Apr 2018 12:09 WIB
gamesubisoft
Legenda Sam Fisher Ramaikan Tahun ke-2 Ghost Recon: Wildlands
Agen Splinter Cell.

Jakarta: Ubisoft sudah mengumumkan dua franchise game Tom Clancy yang ada di bawah naungan mereka akan melakukan crossover, yakni Splinter Cell dan Ghost Recon Wildlands.

Lalu muncul sebuah video singkat yang menggambarkan Sam Fisher, tokoh protagonis utama Splinter Cell, agen CIA mendapatkan tugas mengejar sosok pencuri data rahasia CIA ke Bolivia.

Sesuai janji, informasi selanjutnya akan dirilis pada tanggal 9 April 2018 waktu Amerika Serikat, Ubisoft kembali merilis video kelanjutannya. Video tersebut menjelaskan bahwa kehadiran agen Splinter Cell di Ghost Recon: Wildlands sebagai perayaan game berlatar perang kartel di tahun keduanya.

Jadi kehadiran agen Splinter Cell bisa diakses sebagai konten tambahan, dan beruntungnya konten ini gratis bagi semua pemilik game Ghos Recon: Wildlands, sama seperti konten DLC Predator.

Sam Fisher hadir lewat sebuah misi pertempuran malam dengan mode stealth bersama tim operator Ghost Recon menyerang markas kartel Santa Blanca serta pasukan keamanan Unidad untuk merebut kembali data CIA yang bocor.

Tentu saja konten ini tidak hanya hadir sebagai sebuah side mission bernama Special Operation I. DLC Splinter Cell tersebut membawa beberapa konten tambahan, mulai dari outfit serta perlengkapan senjata yang hadir di game Splinter Cell. Tidak ketinggalan multi-nightvision googles yang biasa dikenakan agen Splinter Cell.

Pada mode PvP, konten ini juga menghadirkan class karakter baru bernama Echelon yang lebih menonjolkan kemampuan menyerang dalam mode stealth, misalnya penggunaan teknologi Sonar Pulse untuk melihat pemain lain di balik sebuah dinding.

Konten berisi agen Splinter Cell ini kabarnya akan dirilis pada tanggal 12 April 2018 dan tersedia sampai tanggal 15 April 2018 di PC (Windows), Xbox One, dan PS4.




(MMI)

Samsung Galaxy A9, Si Unik Berkamera Empat
Review Smartphone

Samsung Galaxy A9, Si Unik Berkamera Empat

4 days Ago

Samsung mengakhiri tahun 2018 dengan ponsel inovatif dalam hal kamera dengan dukungan empat kam…

BERITA LAINNYA
Video /

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.