EA Mungkin tak Rilis FIFA Tiap Tahun

Ellavie Ichlasa Amalia    •    Jumat, 10 Nov 2017 08:10 WIB
gameselectronic arts
EA Mungkin tak Rilis FIFA Tiap Tahun
Saat ini, EA merilis game olahraga seperti FIFA setiap tahun. (EA Sports)

Metrotvnews.com: CEO Electronic Arts, Andrew Wilson berkata, sebentar lagi mungkin akan tiba waktunya ketika publisher game tidak perlu merilis game populer seperti FIFA dan Madden NFL setiap tahunnya untuk membuat kontennya tetap segar.

Sebagai gantinya, mereka bisa menggunakan sistem berlangganan atau menawarkan pembaruan konten secara online

"Ini dunia yang sangat mudah bagi kita untuk mendistribusikan game -- kita mungkin tidak perlu lagi meluncurkan game baru setiap tahunnya," kata Wilson pada Bloomberg. "Kita bisa mencontohkan game sebagai layanan selama 365 hari."

Seperti yang disebutkan oleh Engagdget, jika Anda sering memainkan game olahraga buatan EA, Anda pasti tahu bahwa perusahaan itu mengeluarkan game olahraga baru setiap tahunnya.

Game olahraga seperti FIFA atau Madden versi terbaru biasanya memiliki mode baru, sedikit perubahan pada gameplay dan juga daftar pemain baru. Perubahan pada game tersebut biasanya tidak cukup banyak sehingga rasanya, sayang untuk mengeluarkan uang untuk membelinya. 

Seandainya apa yang dikatakan oleh Wilson menjadi kenyataan, bahwa EA mengadopsi sistem berlangganan, Anda mungkin tidak perlu lagi membeli game FIFA tiap tahunnya. Sebagai gantinya, Anda hanya perlu berlangganan atau mengunduh konten terbaru untuk membuat konten game tetap segar. 

Dalam beberapa tahun belakangan, industri game memang tengah berubah, dari penjualan game fisik ke penjualan online, mulai dari pengunduhan game sampai pembelian dalam aplikasi.

"Disrupsi terbesar dari konsumsi media hiburan dalam 5 tahun terakhir adalah munculnya sistem berlangganan dan streaming," kata Wilson.

"Itu mengubah cara kita menonton televisi. Itu mengubah cara kita mendengarkan musik. Itu mengubah cara saya membaca buku."


(MMI)

Vivo V11 Pro, Berani Kasih Spesifikasi Sesuai Harga
Review Gadget

Vivo V11 Pro, Berani Kasih Spesifikasi Sesuai Harga

9 hours Ago

Vivo V11 Pro sebagai smartphone segmen menengah memberikan RAM 6GB dan kamera depan 24MP.…

BERITA LAINNYA
Video /

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.