Megaxus Olimpiade 2016

Developer Lokal Unjuk Gigi di Megaxus Olimpiade 2016

Riandanu Madi Utomo    •    Jumat, 11 Nov 2016 21:16 WIB
gamesesportindustri gamemegaxus olimpiade 2016
Developer Lokal Unjuk Gigi di Megaxus Olimpiade 2016
Salah satu tim developer yang tampil di Megaxus Olimpiade 2016, yaitu Dream Life dari Universitas Bina Nusantara

Metrotvnews.com, Jakarta: Kompetisi game bukan satu-satunya hal yang bisa dinikmati di Megaxus Olimpiade 2016.

Dalam acara game yang digelar di Mangga Dua Square, Jakarta ini, pengunjung juga bisa melihat berbagai game hasil karya developer lokal. Developer tersebut berasal dari sekolah dan universitas yang ada di Indonesia. Pengunjung bahkan bisa menjajal langsung semua game lokal yang dipamerkan di Megaxus Olimpiade 2016.

Beberapa game lokal yang bisa dijajal di antaranya adalah Dream Life. Ia merupakan game simulasi yang mengajak pemainnya untuk menjajal berbagai jenis pekerjaan, mulai dari pemadam kebakaran, guru, programmer, pengusaha, hingga akuntan. Tujuan dari game ini adalah untuk memberikan gambaran besar mengenai pekerjaan dan cita-cita pemainnya.



Dream Life dikembangkan oleh tim developer bernama DreamSoft yang berasal dari universitas Bina Nusantara. Game ini dikembangkan dengan menggunakan Unity Engine dan dibuat oleh tim yang terdiri dari empat orang.

Berbeda dengan Dream Life yang dikembangkan oleh tim developer dari universitas, Jamu Gendong merupakan game yang dikembangkan oleh tim developer dari SMKN 1 Ciomas. Sesuai dengan namanya, game ini mengajak pemainnya untuk berperan sebagai pedagang jamu tradisional.



Pihak developer yang tergabung dalam tim bernama Ginvo Studio ini mengatakan Jamu Gendong merupakan game simulasi pengusaha (tycoon simulation). Dalam game ini, pemain dituntut untuk mengatur strategi dalam memasarkan jamunya, mulai dari memilah dan membeli bahan, meramu, hingga menjual jamunya.
Game Jamu Gendong juga dikatakan akan hadir di Google Play Store sebelum tahun 2017.



Megaxus Olimpiade sendiri merupakan acara tahunan yang digelar oleh publisher game Megaxus. Megaxus Olimpiade 2016 kali ini menghadirkan berbagai turnamen game seperti Ayo Dance, Counter Strike Online, dan CLOSERS. Selain itu, terdapat juga area pameran untuk pengunjung bisa melihat dan menjajal produk teknologi terkini, termasuk menjajal teknologi virtual reality.


(MMI)

Xiaomi  Mi 7 Muncul di MWC 2018?
MWC 2018

Xiaomi Mi 7 Muncul di MWC 2018?

15 hours Ago

Xiaomi akan turut hadir di ajang MWC 2018 mendatang, dan dikabarkan akan mengumumkan Mi 7.

BERITA LAINNYA
Video /

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.