Rainbow Six Siege Indonesia Series League

Final Kompetisi Rainbow Six Siege Indonesia Semakin Dekat

Cahyandaru Kuncorojati    •    Rabu, 12 Dec 2018 11:51 WIB
gamesesportubisoft
Final Kompetisi Rainbow Six Siege Indonesia Semakin Dekat
Rainbow SIx Siege ISL IV.

Jakarta: Kompetisi resmi game Rainbow Six Siege Indonesia yang masuk dalam rangkaian Rainbow Six Siege Indonesia Series League (ISL) IV siap digelar untuk mencari tim terbaik nasional. 

Rainbow Six Siege Indonesia Series Legaue (ISL) merupakan turnamen yang digelar oleh komunitas Rainbow Six Siege (R6S) Indonesia dan mendapatkan dukungan langsung dari Ubisoft.

"Kita juga mencoba membentuk format turnamen baru yang punya divisi atas dan bawah dengan harapan para pemain R6S Indonesia dapat merasakan pengalaman kompetitif yang lebih dibanding seri-seri sebelumnya," tutur Community Leader R6S Indonesia Bobby Rachmadi Putra.

Minggu lalu kompetisi ini baru saja menyelesaikan babak Lower Division-Playoos yang dimenangkan oleh tim Gacha Esport setelah mengalahkan TOS Team lewat skor kemenangan telak 2-0 dengan sistem Best of Three.

Selanjutnya, di pekan depan yaitu 15-16 Desember 2018 akan digelar laga babak Upper Division-Playoffs untuk menentukan tim yang layak menyandang gelar tim Rainbow Six terbaik di Indonesia.

Pada babak terakhir nanti akan dihadirkan dua tim Rainbow Six Siege Indonesia ternama yaitu Ferox Esports dan iNation Esports.

Menurut Bobby, tim-tim baru di Rainbow Six Siege Indonesia di kompetisi kali ini diklaim sudah mampu mengimbangi permainan tim perwakilan Indonesia yang sebelumnya bertanding di kompetisi tingkat Asia Tenggara yaitu Run 'N Gun 4 Nations yang bertanding melawan perwakilan Thailand, Singapura, dan Filipina.

Hadiah berupa uang tunai sendiri disiapkan langsung oleh Ubisoft. Di Upper Division, disiapkan hadiah Rp2,5 juta untuk juara pertama, Rp1,5 juta untuk juara kedua dan Rp1juta bagi juara ketiga.

Sementara bagi pemenang Lower Division, juara satu diganjar hadiah Rp1 juta, dan juara dua serta juara tiga diberikan hadiah Rp700 ribu dan Rp300 ribu.

Meskipun komunitas di Indonesia telah mendapatkan dukungan dari Ubisoft tapi pihak pengembang Rainbow Six Siege disebut baru berencana menggarap esport ini di tahun 2019 nanti.


(MMI)

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.