Assassin's Creed: Origins

Begini Sejarah Terbentuknya Brotherhood of Assassins

Riandanu Madi Utomo    •    Kamis, 05 Oct 2017 14:01 WIB
gamesubisoftassassin creed
Begini Sejarah Terbentuknya Brotherhood of Assassins
Assassin's Creed Origins sendiri bakal dirilis pada 27 Oktober mendatang untuk PC, PlayStation 4, dan Xbox One

Metrotvnews.com: Cuplikan video baru Assassin's Creed Origins baru saja dirilis. Kali ini Ubisoft memperlihatkan sejarah singkat bagaimana Brotherhood of Assassins terbentuk dengan Bayek sebagai salah satu assassin pertama di dunia.

Singkatnya, Brotherhood of Assassins hadir karena tekanan dari penguasa di Mesir Kuno, sehingga memaksa Bayek dan beberapa orang lainnya membentuk kelompok perlawanan atas tindakan Firaun yang semena-mena.



Di awal cuplikan, diperlihatkan kampung halaman Bayek sedang terbakar dan penduduknya berlarian. Sepertinya kampung halaman Bayek merupakan korban salah satu kekejaman Firaun yang pada saat itu sedang berada di bawah kendali kelompok misterius yang memang menginginkan kekuasaan atas Mesir.

Melihat tindakan semena-mena tersebut, Bayek tidak tinggal diam. Ia yang semula merupakan rakyat biasa memutuskan untuk mencari keadilan dengan caranya sendiri. Dari sanalah ia belajar menjadi seorang assassin yang pertama di dunia.



Dalam cuplikan tersebut, Bayek juga mengatakan jika seorang assassin akan selalu berada dalam kegelapan, bertindak tanpa diketahui, namun "melayani" cahaya keadilan. Kata-kata tersebut yang sepertinya akan menjadi doktrin utama Brotherhood of Assassins nantinya, yaitu "we work in the darkness, to serve the light," atau "kami beraksi di kegelapan untuk melayani cahaya."

Assassin's Creed: Origins sendiri bakal dirilis pada 27 Oktober mendatang untuk PC, PlayStation 4, dan Xbox One.


(MMI)

Nokia 2, Smartphone Paling Terjangkau dari HMD
Review Smartphone

Nokia 2, Smartphone Paling Terjangkau dari HMD

1 week Ago

Nokia 2 merupakan smartphone kelas pemula dari HMD. Ini ulasan tentang kelebihan dan kelemahann…

BERITA LAINNYA
Video /

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.