E3 2018

Bawa Latar Yunani Kuno, Ubisoft Siapkan Assassin's Creed Odyssey

Cahyandaru Kuncorojati    •    Jumat, 01 Jun 2018 20:22 WIB
gamesubisoftE3 2018
Bawa Latar Yunani Kuno, Ubisoft Siapkan Assassin's Creed Odyssey
Cover video teaser Assassin's Creed Odyssey.

Jakarta: Setelah beberapa waktu lalu Art Director Ubisoft untuk Assassin's Creed Origins mengunggah koleksi foto liburan singkatnya di Yunani, yang ditafsirkan oleh gamer sebagai latar selanjutnya dari franchise Assassin's Creed, kini jabawannya terkuak langsung dari Ubisoft.

Lewat akun twitter resmi Assassin's Creed, diunggah sebuah cuitan berisi video teaser dari Assassin's Creed Odyssey yang rupanya mengambil latar Yunani Kuno. Hal ini terlihat dari cover awal teaser video tersebut yang menampilkan geometri segitiga khas insignia Assassin's Creed dengan simbol berupa helm ala pasukan militer Yunani Kuno.

Pada caption cuitan video tersebut, akun Assassin's Creed menuturkan ucapan sampai jumpa di ajang E3 2018 yang artinya franchise tersebut akan dipamerkan pada ajang E3 2018.

Medcom.id memprediksi bahwa game tersebut kemungkinan akan dirilis di tahun fiskal 2019, mengingat seri Assassin's Creed Origins sendiri baru dirilis pada Oktober 2017 yang artinya belum setahun penuh.

Tampaknya, Ubisoft melanggar janji sebelumnya yang menyatakan tidak merilis banyak game tahun ini atau setidaknya tidak terlalu cepat dengan merilis setiap tahunnya.

Anda mungkin masih ingat seri Assassin's Creed Unity dan Assassin's Creed Syndicate yang hadir dengan begitu banyak bug dan akhirnya memutuskan butuh waktu dua tahun untuk kemudian merilis Assassin's Creed Origins.
 
Kembali ke video teaser dari Assassin's Creed Odyssey, di dalamnya tampak adegan seorang karakter dengan pakaian ala prajurit Yunani Kuno menendang seorang prajurit lainnya.

Ini memang sangat persis dengan adegan film 300 yang menggambarkan pertarungan Leonidas dari Yunani melawan Persia Raja Xerxes dan dicatat sebagai Perang Thermopylae di tahun 480 Sebelum Masehi.

Kabar yang beredar menyebutkan bahwa gaya RPG seperti di Assassin's Creed Origins masih akan dijumpai dan tersedia dua karakter protagonis yakni Assassin pria dan perempuan.

Sebelumnya media game asal Perancis, JeuxVideo-Live, juga sempat mengunggah foto ke internet yang berisi merchandise Assassin's Creed Odyssey berupa gantungan kunci dengan helm ala Leonidas.

Tentunya kehadiran Assassin's Creed Odyssey akan menambah satu game game lagi yang akan dipamerkan oleh Ubisoft di ajang E3 2018.


(MMI)

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.