Masih 17 Tahun, Pemain Overwatch Ini Dikontrak Rp2 Miliar per Tahun

Ellavie Ichlasa Amalia    •    Selasa, 05 Sep 2017 12:43 WIB
gamesesport
Masih 17 Tahun, Pemain Overwatch Ini Dikontrak Rp2 Miliar per Tahun
Jay Won berhasil mendapatkan kontrak senilai Rp2 miliar. (Blizzard)

Metrotvnews.com: Esport kini menjadi semakin diminati. Hadiah yang diberikan pun semakin fantastis. Karena itu, tidak heran jika para tim esport saling berebut untuk mendapatkan kontrak dengan para pemain bintang. Salah satunya adalah seorang pemain Overwatch asal Amerika Utara, Jay "sinatraa" Won. 

Won baru saja menandatangani kontrak senilai USD150 ribu (Rp2 miliar) per tahun, lapor ESPN. Itu artinya, pendapatan Won per tahun lebih besar USD100 ribu (Rp1,3 miliar) dari standar pendapatan minimal pemain Overwatch profesional. Menariknya, Won masih berumur 17 tahun, seperti yang disebutkan oleh Engadget

Won bisa mendapatkan gaji tinggi karena dia diperebutkan oleh dua tim profesional, yaitu NRG eSports dan Cloud9. Tawaran yang diberikan oleh keduanya terus naik, hingga akhirnya nilai tersebut mencapai USD150 ribu. Pada akhirnya, Won memutuskan untuk bergabung dengan NRG.

Mengingat Won masih di bawah umur, maka kontrak ini ditandatangani oleh ibunya. Dengan bergabung bersama NRG, Won akan kembali bertemu dengan Brad Rajani salah satu pemilik dari Selfless Gaming. Baik Won atau NRG tidak berkomentar terkait penandatanganan kontrak ini. Namun, sinatraa me-retweet ucapan selamat dari teman satu timnya di Overwatch Team USA, Russell "FCTFCTN" Campbell. 
 
Selain gaji, Won juga akan mendapatkan keuntungan bekerja sebagai pemain profesional di liga Overwatch, seperti asuransi kesehatan dan rencana pensiun. Selain itu, dia juga akan mendapatkan bonus dari turnamen. Turnamen pertama Overwatch ini menawarkan total hadiah sebesar USD3,5 juta (Rp46,6 miliar) dengan tim pemenang akan mendapatkan setidaknya USD1 juta (Rp13,3 miliar).


(MMI)

Advan i6, Menjanjikan di Harga Rp1,5 Juta
Review Smartphone

Advan i6, Menjanjikan di Harga Rp1,5 Juta

2 days Ago

Advan i6 menawarkan performa cukup baik untuk perangkat di kelas harga terjangkau, yaitu Rp1,5 …

BERITA LAINNYA
Video /

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.