Guardians of the Galaxy Buatan Telltale Bersiap Q2 2017

Ellavie Ichlasa Amalia    •    Jumat, 10 Mar 2017 14:03 WIB
games
Guardians of the Galaxy Buatan Telltale Bersiap Q2 2017
Anggota Guardians of the Galaxy dalam game Telltale.

Metrotvnews.com: Telltale Games mengumumkan bahwa mereka akan bekerja sama dengan Marvel untuk membuat game Guardians of the Galaxy tahun lalu. Sekarang, mereka memberikan informasi tentang waktu peluncuran, daftar para pengisi suara karakter, dan beberapa gambar dari game itu.

Marvel's Guardians of the Galaxy: The Telltale Series akan diluncurkan pada musim semi (Maret-Juni) untuk konsol, PC dan perangkat mobile. Ia juga akan tersedia di toko offline.

Sayangnya, masih belum diketahui berapa harga dari masing-masing episode game ini atau harga dari season pass. Namun, Engadget menyebutkan, game-game buatan Telltale, seperti The Walking Dead dan Batman biasanya diharga sekitar USD25-30 (Rp330-400 ribu). 



Game ini akan fokus pada sebuah artefak yang kekuatannya tidak diketahui. Semua anggota Guardians dan seorang villain perempuan yang tak disebutkan namanya ingin mendapatkan artefak tersebut.

Jika plot ini terasa familier, tidak heran, karena ia memang mirip dengan plot pada film pertama Guardians of the Galaxy pertama. Meskipun begitu, tampaknya cerita dalam game ini tidak akan terhubung dengan cerita dalam Marvel Cinematic Universe.

Para aktor yang memerankan para Guardians di film tidak akan ikut mengisi suara dalam game ini. Sebagai gantinya, aktor Friday Night Lights, Scott Porter akan mengisi suara Star-Lord, Emily O'Brien dari The Yong and the Restless akan mengisi suara Gamora, aktor suara veteran Nolan North sebagai Rocket, Brandon Paul Eells dari Watch Dogs akan menjadi Drax dan suara Groot akan diisi oleh Adam Harrington dari The Wolf Among Us.



Telltale akan memberikan informasi lain terkait game ini dalam Pax East yang akan diadakan di Boston pada tanggal 10 Maret waktu setempat. Satu minggu kemudian, para fans bisa mencoba untuk memainkan versi awal episode pertama game ini dalam SXSW.


(MMI)

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.