Layanan Game Marvel Heroes Ditutup Besok?

Riandanu Madi Utomo    •    Jumat, 24 Nov 2017 11:23 WIB
games
Layanan Game Marvel Heroes Ditutup Besok?
Marvel Heroes segera tutup layanan gamenya

Jakarta: Layanan game Marvel Heroes dilaporkan akan ditutup pada tanggal 24 November waktu Amerika Serikat, atau tanggal 25 November besok waktu Indonesia.

Menurut PC GAMER, hal tersebut belum diumumkan secara resmi oleh studio game Gazillion Entertainment, namun banyak dari pegawainya sudah mengatakan telah dikeluarkan dari studio tersebut.

Beberapa pegawai yang sudah dikeluarkan adalah engineer Andrew Hair serta designer Brian Waggoner dan Anthony Gallegos. Ketiganya mengumumkan pengeluarannya dari Gazillion melalui akun Twitter pribadi.

Parahnya, ketiganya mengatakan Gazillion tidak memberikan kompensasi apapun setelah dikeluarkan dari studio game tersebut. Informasi ini memang sangat mengejutkan karena Marvel Heroes sebelumnya diumumkan bakal ditutup bulan depan sebelum tahun 2018.

Tindakan tergesa-gesa kali ini tentu menggambarkan adanya masalah besar yang sedangterjadi antara Gazillion dengan Disney yang memegang lisensi Marvel Heroes. Sayangnya, hingga kini belum ada informasi lanjutan mengenai konflik yangs edang terjadi.

Tanggal 16 November kemarin game Marvel Heroes diumumkan bakal ditutup. Game dengan gaya bermain ala Diablo tersebut tutup karena pihak Disney sebagai pemegang hak cipta konten Marvel memutuskan kerja sama dengan Gazillion Entertainment yang merupakan developer game Marvel Heores.

"Dengan berat hati kami sampaikan kepada penggemar Marvel Heroes bahwa kami telah mengakhiri kerja sama dengan Gazillion Entertainment. Dengan demikian, layanan game Marvel Heroes harus ikut berakhir," ujar perwakilan Marvel dikutip dari Kotaku.

Hadir pertama kali di PC pada tahun 2013, Marvel Heroes menampilkan beragam karakter Marvel untuk dimainkan oleh pemainnya. Karakter tersebut meliputi Spider-Man, Hulk, Iron Man, hingga Doctor Strange. Game ini hadir di konsol Xbox One dan PlayStation 4 awal tahun 2017 kemarin. 


(MMI)

Nokia 6.1 Plus, Pilihan Pemburu Android One
Review Smartphone

Nokia 6.1 Plus, Pilihan Pemburu Android One

6 hours Ago

Nokia 6.1 Plus jadi smartphone Android One yang layak menjadi pilihan di antara merek lainnya.…

BERITA LAINNYA
Video /

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.