Review Game

Final Fantasy XII: The Zodiac Age, Cocok untuk Gamer Baru

Mohammad Mamduh    •    Senin, 07 Aug 2017 11:37 WIB
sonyreview game indonesiaplaystation
Final Fantasy XII: The Zodiac Age, Cocok untuk Gamer Baru
Final Fantasy XII: The Zodiac Age

Metrotvnews, Jakarta: Selain benar-benar baru, beberapa publisher juga menghidupkan kembali game klasik yang sempat menjadi favorit gamer. Square Enix adalah satu publisher yang sedang gemar melakukan hal ini, yang terlihat dari beberapa seri Final Fantasy.

Final Fantasy XII: The Zodiac Age menjadi seri berikutnya yang kebagian versi remaster, dengan segudang peningkatan yang memang terfokus pada aspek visual. Sejauh mana peningkatan kualitas versi remaster ini? Berikut ulasan Metrotvnews.com.

Final Fantasy XII: The Zodiac Age pada awalnya meluncur untuk konsol PlayStation 2 pada tahun 2006, tanpa penambahan nama The Zodiac Age. Secara cerita, game ini sama sekali tidak mengalami perubahan. Dikisahkan perseteruan dua kerajaan besar, Dengan Dalmasca sebagai kerajaan kecil yang terjepit diantara kedua kerajaan ini. Dalmasca akhirnya jatuh ke tangan Empire, dan pihak Empire membuat skenario agar pemimpin Dalmasca menjadi pihak yang patut disalahkan.



Cerita permainan akan berpusat kepada seorang anak bernama Vaan, yang ingin merebut kembali Dalmasca walaupun menyadari bahwa dirinya hanyalah seorang bocah yang tidak punya kekuatan besar. Untungnya, ia bertemu dengan berbagai sosok penting yang sangat berperan dalam membebaskan Dalmasca.

Satu hal yang menarik adalah Final Fantasy XII: The Zodiac Age menyediakan cerita yang unik, meskipun kita bisa melihat kesamaan dengan beberapa seri lainnya, yang menggunakan latar kisah konflik dua kerajaan fantasi besar. Meskipun begitu, Anda tidak akan menemukan kemiripan lain yang bisa mengundang rasa bosan. Apapun serinya, cerita Final Fantasy selalu menarik untuk disimak. Konflik antar karakter di dalam cerita juga sangat menarik dan cenderung membuat pemainnya penasaran. Pasalnya, setiap karakter berusaha menunjukkan bahwa apa yang mereka lakukan memiliki alasan yang rasional.

Selain cerita, apa yang ingin ditawarkan Final Fantasy XII: The Zodiac Age adalah sistim pertarungan yang cenderung lebih dinamis. Hal ini mengacu pada beberapa seri lain, seperti Final Fantasy XIII, tetapi masih kalah dibanding Final Fantasy XV. Ketimbang hanya memberikan perintah seperti menyerang, menggunakan teknik khusus atau item, pemain bisa menggerakkan karakter, meskipun tidak ada pengaruh yang signifikan terhadap serangan lawan. Di sisi lain, gaya bertarung menjadi lebih menarik, mengingat pada masanya game ini cukup memberikan impresi yang bagus kepada gamer.



Gambit System adalah salah satu aspek pertarungan yang cukup penting. Sistim ini mengaturn aksi setiap anggota party ketika berhadapan dengan musuh. Sebagai game klasik, Gambit System merupakan satu inovasi yang membuat suasana pertarungan menjadi lebih seru karena setiap karakter menjadi lebih hidup dan meningkatkan rasio kemenangan. Sayangnya, sistim ini agak terlambat diperkenalkan dalam permainan.

Ivalice adalah dunia fantasi yang memberikan kesan sangat luas. Square Enix berusaha membuat pemain tidak bertualang sembarangan dengan menciptakan beberapa area yang hanya bisa diakses setelah mengambil satu misi. Dunia fantasi Final Fantasy XII: The Zodiac Age menyediakan berbagai macam tempat yang unik, dengan dungeon cukup luas yang selalu hadir dalam setiap misi.

Final Fantasy XII: The Zodiac Age mempunyai tingkat kesulitan yang biasa saja, atau dengan kata lain Anda bisa melawan beberapa musuh biasa dengan sangat mudah, dan cenderung kesulitan ketika berhadapan dengan boss. Satu-satunya kekurangan Ivalice adalah penamaan tempat yang membutuhkan waktu untuk membaca dan mengingatnya.



Sistim skill untuk karakter adalah kelebihan berikutnya yang patut disimak dalam Final Fantasy XII: The Zodiac Age. Konsep skill tree, atau kecabangan kemampuan yang bentuknya seperti pohon, dibuat agak berbeda dalam game ini. Pemain harus menentukan kelas setiap karakter, dengan mengambil lisensi yang tersedia. Dari situ, akan tersedia pilihan kemampuan yang akan membuka akses ke perlengkapan dan kemampuan lebih jauh. Gambit System juga bisa diperluas, atau dengan kata lain menambahkan slot agar lebih banyak aksi dari setiap karakter.

Peningkatan kemampuan setiap karakter harus ditebus dengan LP atau License Point, yang didapat setiap bertarung. Semakin tinggi level pemain, LP yang harus dibayar juga tidak sedikit. Untungnya, konsep License ini tidak memiliki batasan yang terlalu kaku seperti skill tree pada umumnya. Dengan kata lain, Anda punya kesempatan yang lebih besar dalam mengatur kemampuan dan perkembangan karakter. 



Tampilan visual mendapatkan peningkatan yang cukup baik, walaupun pada kenyataannya, kualitas ini tidak bisa mengikuti standar grafis yang sanggup disediakan PS4. Alhasil, Final Fantasy XII: The Zodiac Age menawarkan grafis modern yang masih menghadirkan nuansa klasik, sehingga esensi game yang muncul sejak 11 tahun lalu ini tetap ada. Perbaikan grafis juga dibarengi dengan mekanisme pergerakkan karakter dan interaksi yang lebih baik.

Final Fantasy XII: The Zodiac Age menghapus beberapa halangan yang membuat karakter sulit berinteraksi, sehingga pergerakannya juga lebih baik. Gamer yang sudah pernah main versi klasiknya, kemungkinan besar akan menjajal game ini. 


Kesimpulan

Nostalgia yang cukup baik hadir dalam Final Fantasy XII: The Zodiac Age. Peningkatan kualitas grafis dan mekanisme mungkin masih kalah dengan game terbaru yang hanya hadir untuk PS4. Namun, cerita yang disuguhkan selalu membuat pemain penasaran, berkat pembawaan karakter dan inti cerita yang sangat menarik. Untuk Anda gamer baru, tidak ada salahnya menjajal Final Fantasy XII: The Zodiac Age yang pernah mendulang sukses di masanya.

 
Platform: PlayStation 4
Developer: Square Enix
Publisher: Square Enix
Tanggal Rilis: 11 July 2017
Jenis: Role-Playing
Situs Resmi: http://www.finalfantasyxii.com/home/

 

Final Fantasy XII: Zodiac Age

 

8,1

  • Gambit System
  • Peningkatan grafis dan mekanisme sudah tepat
  • Cerita dan konflik bikin penasaran
  • Gambit System terlambat muncul
  • Penamaan tempat cukup sulit



(MMI)

Video /