NVIDIA GEXT SEA 2017

Setelah Juara, Team NXL> dan Barol Gaming Bidik Piala di Turnamen Berikutnya

Riandanu Madi Utomo    •    Senin, 27 Nov 2017 11:06 WIB
gamesnvidiaesportdota 2
Setelah Juara, Team NXL> dan Barol Gaming Bidik Piala di Turnamen Berikutnya
Team NXL> berhasil menjadi juara 2 di kompetisi CS:GO Asia Tenggara NVIDIA GEXT SEA 2017

Manila: Turnamen game NVIDIA GeForce Esports Xtreme Tournament Southeast Asia (GEXT SEA) baru saja selesai digelar. Turnamen yang melibatkan total 9 tim dari dua lini game tersebut digelar di Manila, Filipina untuk memperebutkan gelar tim terbaik se-Asia Tenggara.

Turnamen ini dimenangkan oleh tim Next Gen Aorus dari Vietnam untuk DOTA 2 dan tim Signature dari Thailand untuk Counter-Strike: Global Offensive (CS:GO).

Bagaimana dengan Indonesia?

Untuk CS:GO, Indonesia menempati juara ke-2 yang dimenangkan oleh Team NXL>. Posisi tersebut didapatkan setelah Team NXL> harus mengakui kekalahannya di babak ke-2 dengan skor ketat 16-12.

Meski sempat kalah telah di babak pertama, Team NXL> berhasil menorehkan skor 12 poin dan berusaha mengejar ketinggalan Signature yang sudah memiliki skor 15 poin.

Sayangnya, keberuntungan kurang berpihak pada Team NXL>. Saat skor mencapai 15-12 Team nxl> kalah duel satu lawan satu dengan anggota tim terakhir tim Signature yang tersisa.

Kapten Team NXL> Richard Permana mengatakan timnya seharusnya bisa menang di babak kedua tersebut, hanya saja mereka melakukan sedikit kesalahan yang berakibat timnya harus mengakui kemenangan lawannya.

"Seharusnya kita bisa menang di babak kedua," ujar Richard kepada Metrotvnews.com. "Cuma kita ada kesalahan kecil yang buat dua pemain mati dalam satu detik. Itu yang membuat kita kalah."

Team NXL> selanjutnya bakal terus bertanding dalam turnamen selanjutnya, dengan babak finalnya digelar di Tiongkok. Tentu saja, Richard dan timnya harus lolos babak kualifikasi yangdigelar secara online agar bisa tampil di babak final.
 
Sementara untuk lini game DOTA 2, Indonesia menempati urutan ke-4 yang diwakili oleh Barol Gaming. Tim asal Jakarta Barat tersebut kalah dua kali di turnamen kali ini, yaitu oleh tim Next Gen asal Vietnam di semi final dan tim DOTAHERO asal Malaysia di pertandingan perebutan juara ke-3.

Meski gagal, usaha tim Barol Gaming patut diapresiasi. Pasalnya, tim tersebut baru dibentuk selama dua bulan dan belum memiliki pelatih. Selama ini, Barol Gaming berlatih hanya dengan mengandalkan sesi bermain bersama melawan tim lain secara online. Kurangnya persiapan tersebut yang diakui oleh anggota tim Barol Gaming.

"Kita sadar kurang persiapan. Ini juga pertama kalinya kita bertanding di luar negeri," ujar salah satu anggota tim Barol Gaming Iman Hizbullah kepada Metrotvnews.com.

Pihak manajemen Barol Gaming mengatakan akan memperbaiki berbagai hal yang kurang dari timnya, mulai dari tidak adanya pelatih, hingga jadwal serta formula latihan. Ia memang mengakui pemain di Barol Gaming memiliki potensi yang besar untuk dikembangkan.

Selanjutnya, Barol Gaming juga akan mengikuti berbagai turnamen DOTA 2 lainnya. Kali ini, mereka berambisi untuk menjadi juara pertama. Semoga pengalaman bertanding di GEXT SEA kali ini menjadi pengalaman berharga bagi anggota tim Barol Gaming.


(MMI)

Video /

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.