PS Vita Berhenti Diproduksi 2019, Penerusnya?

Cahyandaru Kuncorojati    •    Jumat, 21 Sep 2018 10:42 WIB
gamessonyplaystation
PS Vita Berhenti Diproduksi 2019, Penerusnya?
PS Vita.

Jakarta: Kabar buruk bagi pengguna handheld konsol garapan Sony PlayStation Vita (PS Vita). Sebab perangkat tersebut akan berhenti diproduksi tahun depan, dan kemungkinan tidak ada penerusnya.

Dikutip dari The Verge, Senior VP Sony Interactive Entertainment, Hiroyuki Oda, dalam wawancara dengan media Famitsu menuturkan bahwa produksi PS Vita akan dihentikan tahun depan mulai untuk kawasan Jepang.

Wawancara tersebut diperoleh saat Oda hadir di acara Tokyo Game Show 2018 beberapa waktu lalu. Lebih sedihnya, Oda langsung menyatakan belum ada rencana untuk membuat penerusnya.

"Saat ini kami belum memiliki rencana untuk menghadirkan perangkat terbaru. Di Jepang, produksinya akan hanya akan sampai 2019 dan setelah itu proses pengapalan dihentikan," ungkap Oda.

Sebelumnya di tahun 2015, Chief Studio Sony Computer Entertainment, Shuhei Yoshida, menyebutkan bahwa iklim industri sedang berpihak ke game mobile sehingga tidak cukup baik untuk perkembangan bisnis handheld konsol seperti PS Vita.

Yoshida menuturkan bahwa kini semua orang memiliki smartphone sehingga bermain game lebih mudah. Menurutnya bermain game dengan model touch-based memang menyenangkan tapi bermain dengan stik serta tombol menyajikan pengalaman berbeda.

PS Vita sendiri dirilis di Jepang pada 2011 dan tahun 2012 di Amerika Serikat. Berdasarkan data VGChartz, penjualan PS Vita secara global hanya mencapai 16 juta unit, sementara PlayStation Portable (PSP) terjual sekitar 80 juta unit.


(MMI)

Samsung Galaxy A9, Si Unik Berkamera Empat
Review Smartphone

Samsung Galaxy A9, Si Unik Berkamera Empat

21 hours Ago

Samsung mengakhiri tahun 2018 dengan ponsel inovatif dalam hal kamera dengan dukungan empat kam…

BERITA LAINNYA
Video /

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.