Review Game

Tales of Berseria, Cerita Lebih Tragis Tapi Lebih Baik

Riandanu Madi Utomo    •    Minggu, 12 Feb 2017 19:26 WIB
review game indonesiabandai namco
Tales of Berseria, Cerita Lebih Tragis Tapi Lebih Baik
Velvet Crowe, karakter utama di Tales of Berseria

Metrotvnews.com, Jakarta: Bagaimana rasanya jika Anda telah bermain sebuah game selama lebih dari 28 jam namun masih tidak tahu apakah Anda berada di sisi yang benar atau salah? Konflik tersebutlah yang sepertinya ingin ditonjolkan oleh Bandai Namco di Tales of Berseria.

JRPG terbaru yang dirilis untuk PC, PlayStation 4, dan PlayStation 3 ini tidak hanya tampil seperti sebuah game baru, tetapi juga menghadirkan nuansa nostalgia dengan mengambalikan berbagai elemen seri game Tales sebelumnya.

Dalam game ini, Anda akan disuguhkan dengan kisah Velvet Crowe, seorang gadis yang ingin membalas dendam kepada kakak iparnya yang bernama Artorius. Keinginan Velvet untuk membalas dendam sangatlah kuat, bahkan ia rela untuk mengorbankan seluruh dunia demi membunuh Artorius. Mengapa demikian?



Kisah Velvet di Tales of Berseria memang merupakan salah satu yang paling tragis dari semua game Tales yang pernah saya mainkan. Velvet yang semula merupakan sosok gadis ceria dan hangat, tiba-tiba berubah menjadi dingin setelah menyaksikan langsung adiknya dibunuh oleh Artorius untuk dikorbankan ke arwah yang mendiami dunia.

Pada saat itu, Velvet gagal membunuh Artorius. Ia lalu dipenjarakan dan diubah menjadi bukan manusia utuh lagi, melainkan sesosok Therion atau monster dengan wujud manusia.

Atas penahanan dan penyiksaan terhadapnya selama tiga tahun di penjara khusus serta didorong oleh pembunuhan adiknya, niat Velvet untuk menghabisi Artorius semakin kuat. Sayangnya, Artorius kini hidup bagaikan raja. Ia dianggap sebagai penyelamat dunia karena telah berhasil menyelamatkan banyak orang dari ancaman Daemon, yaitu sesosok monster yang merupakan ancaman utama umat manusia. Artorius bahkan kini menyebut dirinya sebagai Shepherd.



Jika Anda memainkan Tales of Zestiria sebelumnya, Shepherd merupakan kata yang sangat familiar. Kata tersebut merupakan julukan untuk Sorey yang merupakan karakter utama di Tales of Zestiria. Seperti halnya Sorey, Artorius memiliki kekuatan yang tidak tertandingi karena ia memiliki empat Malak atau arwah penjaga. Sebagai informasi, Malak di Tales of Berseria memiliki posisi yang sama seperti Seraphim di Tales of Berseria.

Masih belum mengikuti apa yang saya sampaikan? Intinya, Tales of Berseria dan Tales of Zestiria masih berada di satu dunia yang sama. Bedanya, Tales of Berseria mengambil latar belakang cerita lebih dulu dar Tales of Zestiria. Tales of Berseria menceritakan asal mula munculnya Shepherd dan bagaimana Age of Calamity dimulai.



Sejauh ini, saya sudah menemukan dua karakter di Tales of Zestiria yang muncul di Tales of Berseria, yaitu Zaveid dan Edna. Menariknya, Tales of Zestiria bukanlah satu-satunya game Tales yang kontennya diikut sertakan dalam game ini. Di awal cerita, Velvet akan bertemu dengan kelompok bajak laut yang diketuai oleh Airfread, seorang bajak laut paling terkenal. Airfread juga beroperasi dengan kapal legendaris Van Eltia yang konon tidak bisa ditenggelamkan.

Baik Airfread dan Val Eltia, keduanya merupakan nama bajak laut dan kapal yang sama dengan yang ada di Tales of Eternia. Sisi nostalgia tersebut yang juga membuat saya semakin bersemangat memainkan Tales of Berseria, selain karena memang saya adalah penggemar game Tales yang telah memainkan seri game ini sejak Tales of Phantasia.



Tales of Berseria memang memiliki cerita yang lebih menarik dari Zestiria karena memiliki banyak sekali misteri yang harus diungkap. Selain itu, hingga saat ini saya juga masih belum tahu apakah Artorius adalah orang jahat atau bukan, karena ia memang terbukti ingin melindungi masyarakat dari para Daemon.

Selain lebih unggul dari segi cerita, Tales of Berseria juga lebih unggul dari segi mekanisme game. Dalam game ini, Anda tidak akan dihadpkan lagi dengan kontrol kamera yang menyulitkan seperti yang ada di Tales of Zestiria. Hal tersebut dikeranakan pemain akan dipindahkan ke sebuah area khusus ketika bertarung dengan musuh. Teknik tersebut sama seperti yang digunakan di seri Tales terdahulu dan memang terbukti lebih baik.



Satu hal yang berbeda kali ini adalah sistem combo dan skill-nya. Sama seperti di Tales of Zestiria, game ini juga tidak menghadirkan sistem MP. Setiak karakter bisa terus menyerang menggunakan skill namun dibatasi oleh Soul Point (SP). Ketika SP habis, karakter harus menunggu sejenak hingga SP pulih kembali. Jika dipaksakan terus menyerang, serangan akan ditangkis oleh musuh.

Sistem skill juga diubah dalam game ini. Tales of Berseria kini menggunakan sistem skill beruntun untuk menghasilkan sebuah combo. Sistem ini mengubah sensasi bertarung di dalam game dari yang dulunya lebih ke arah taktis, kini menjadi lebih ke arah action. Saya pribadi lebih suka dengan sistem skill yang terdahulu karena membuat medan pertempuran dapat lebih terkontrol.



Keistimewaan lain di Tales of Berseria justru terdapat di versi PC. Versi PC game ini tampil dengan kualitas grafis yang lebih baik, bahkan mendukung penggunaan layar 4K dan framerate hingga 60 fps. Dua fitur tersebut menandakan Bandai Namco mulai bisa beradaptasi dengan lingkungan PC yang memang kebutuhan grafisnya lebih tinggi dari konsol.

Sayangnya, sistem kontrol untuk local multiplayer di dalam game ini agak mengecewakan. Tales of Berseria dapat dimainkan hingga oleh empat pemain. Namun Anda membutuhkan empat controller agar bisa bermain, dan tidak bisa dikombinasikan antara tiga controller dengan seperangkat mouse dan keyboard.

Kesimpulan

Akhir kata, Tales of Berseria merupakan JRPG terbaik yang bisa Anda mainkan di awal tahun 2017 ini. Saya pribadi sangat puas dengan penyajian game ini meski ada beberapa kekurangan minor, terlebih lagi game ini telah dirilis di PC dan tidak menjadi game eksklusif konsol. Ke depannya, saya berharap Bandai Namco terus merilis seri game Tales di PC.



Platform: PC, PlayStation 4, PlayStation 3
Developer: Bandai Namco Studios
Publisher: Bandai Namco
Tanggal Rilis: 27 Januari 2017
Jenis: JRPG
Situs Resmi: https://www.bandainamcoent.com/games/tales-of-berseria

 

Tales of Berseria

 

9,5

  • Cerita menarik
  • Sistem pertempuran lebih baik
  • Grafis versi PC lebih baik
  • Sistem kontrol untuk local multiplayer perlu diperbaiki



(MMI)

Menjajal Kemampuan Ponsel 2 Kamera Depan Oppo F3
Review Smartphone

Menjajal Kemampuan Ponsel 2 Kamera Depan Oppo F3

5 days Ago

Sama seperti ponsel Oppo sebelumnya, F3 mengunggulkan kamera depan. Ponsel ini dilengkapi denga…

BERITA LAINNYA
Video /