Masquerada: Songs and Shadows, RPG Indie dengan Gaya Unik

Riandanu Madi Utomo    •    Minggu, 09 Oct 2016 22:49 WIB
games
Masquerada: Songs and Shadows, RPG Indie dengan Gaya Unik
Masquerada: Songs and Shadows juga dipamerkan dalam ajang Game Start Asia 2016 di Singapura

Metrotvnews.com: Satu lagi game indie yang baru rilis di Steam yaitu Masquerada: Songs and Shadows. Game RPG dengan sistem bertarung pause-for-tactics ini meluncur tanggal 30 September kemarin, dan hingga artikel ini diangkat, telah berhasil mendapatkan tanggapan positif dari para gamer di Steam.


    
Pertama kali diperkenalkan pada tahun 2015, Masquerada: Songs and Shadows membawa kisah dan legenda sihir di kota Venetia.

Dalam game ini, Anda akan diajak untuk menguak berbagai misteri yang melibatkan perang sipil antara kaum bangsawan Masquerada dan rakyat jelata Contadani. Keduanya kini sedang dalam konflik karena kaum Masquerada seringkali menindas Contadani, yang akhirnya memunculkan kaum pembenrontak di antara Contadani.

Anda akan berperan sebagai Cicero Gavar, seorang prajurit yang sempat diasingkan lima tahun lalu namun kini kembali untuk melakukan investigasi terhadap kasus penculikan misterius yang melibatkan diplomat Razitof Azrus. Anda juga akan ditemani oleh dua karakter lain yang bisa membantu dalam penyelidikan dan tentu saja membantu di medan perang.



Salah satu poin menarik dari game ini adalah gameplay yang tidak seperti RPG pada umumnya. Masquerada: Songs and Shadows menggunakan sistem pertarungan pause-for-tactics. Pemain bisa menghentikan waktu untuk mengatur gerakan karakter dan menyerang musuh di tengah pertarungan.

Sistem pertarungan tersebut membuat gameplay Masquerada: Songs and Shadows terlihat lebih fleksibel dan tidak kaku seperti RPG pada umumnya.
    
Masquerada: Songs and Shadows juga dipamerkan dalam ajang GameStart Asia 2016 di Singapura. Game ini telah dapat tersedia di PC melalui Steam dengan harga Rp170 ribu.




(MMI)

Nokia 2, Smartphone Paling Terjangkau dari HMD
Review Smartphone

Nokia 2, Smartphone Paling Terjangkau dari HMD

1 week Ago

Nokia 2 merupakan smartphone kelas pemula dari HMD. Ini ulasan tentang kelebihan dan kelemahann…

BERITA LAINNYA
Video /

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.