Suporter Sepak Bola Lempar Swiss DualShock PS4 ke Lapangan?

Cahyandaru Kuncorojati    •    Selasa, 25 Sep 2018 10:53 WIB
gamessonyesportplaystation
Suporter Sepak Bola Lempar Swiss DualShock PS4 ke Lapangan?
Aksi pelemparan stik kontroler PS4 di pertandingan sepak bola lokal Swiss (Sport Illustrated)

Jakarta: Ada hal unik dalam laga pertandingan klup sepak bola lokal di Swiss. 23 September 2018, di stadion Stade de Suisse. Suporter kedua tim melempar controller PS4 dan bola tenis ke tengah lapangan sehingga pertandingan sempat tertunda.

Dikutip dari Associated Press dan Eurogamer, aksi ini dilakukan suporter tim lokal Basel dan Young Boys sebagi bentuk protes terhadap rencana kegiatan esport di Swiss. Mereka juga membentangkan bendera besar berlogo "pause".

Media setempat menyebut para penggemar klub sepak bola di Swiss menolak rencana asosial sepak bola negara tersebut yang akan memaksa setiap klub sepak bola juga menyediakan divisi esport.

Sementara tim klub sepak bola Basel memiliki tim esport untuk game FIFA, tim Young Boys justru tidak, sehingga kecaman terhadap esport datang paling besar dari suporter klub tim tersebut.

Mereka menolak mendukung esport karena beranggapan bahwa investasi terhadap olahraga sepak bola seharusnya diberikan ke olahraga di lapangan, bukan di video game.

Grup Facebook penggemar salah satu tim pendukung dengan nama akun Ostkurve Bern menuliskan bahwa aksi tersebut sebagai bentuk kekecewaan terhadap pemaksaan asosiasi sepak bola Swiss yang memaksa setiap tim memiliki tim esport.

Dalam status tersebut terdapat tudingan bahwa keputusan asosiasi hanya bentuk mencari keuntungan tren esport dan semata-mata tidak menguntungkan klub sepak bola setempat.

Mereka juga menyatakan esport tidak lebih baik dari olahraga di lapangan karena mendorong anak-anak hanya berdiam diri di rumah dan duduk di depan konsol, tidak mengasah kemampuan dan membentuk watak mereka.
 



(MMI)

Samsung Galaxy A9, Si Unik Berkamera Empat
Review Smartphone

Samsung Galaxy A9, Si Unik Berkamera Empat

21 hours Ago

Samsung mengakhiri tahun 2018 dengan ponsel inovatif dalam hal kamera dengan dukungan empat kam…

BERITA LAINNYA
Video /

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.