Telltale Berhenti Jual Season Akhir The Walking Dead

Ellavie Ichlasa Amalia    •    Kamis, 27 Sep 2018 09:12 WIB
games
Telltale Berhenti Jual Season Akhir The Walking Dead
Telltale kini fokus menyelesaikan The Final Season dari The Walking Dead.

Jakarta: Season terakhir dari The Walking Dead kini tidak lagi dijual. Menurut halaman GoG dari game tersebut, Telltale meminta "pemberhentian penjualan sementara." Selain itu, game ini juga tidak bisa dibeli di Steam atau pada konsol. 

Minggu lalu, Telltale mendadak merumahkan 250 karyawannya sebagai bagian dari penutupan studio. Para karyawan yang dipecat tidak mendapatkan pesangon.

Telltale kini hanya memiliki tim kecil yang terdiri dari 25 orang yang bertugas untuk "memenuhi kewajiban perusahaan pada anggota dewan dan rekan perusahaan." 

Kepada The Verge, Telltale mengatakan bahwa mereka telah menghentikan penjualan season pass dari berbagai toko "untuk sementara."

"Saat ini, kami masih berusaha untuk mencari cara untuk memproduksi episode 3 dan 4 sehingga season ini bisa diselesaikan," kata seorang juru bicara Telltale.

"Hasil dari usaha itu akan menentukan bagaimana dan kapan The Final Season kembali dijual. Kami harap kami akan bisa memberikan informasi pasti sebelum akhir pekan. Sekarang, kami minta maaf atas ketidaknyamanan ini."

Meskipun sebagian besar proyek Telltale telah dibatalkan, masa depan dari season terakhir The Walking Dead masih belum diketahui. Di Twitter, beberapa developer Telltale yang telah dipecat mengaku kecewa karena tidak bisa menyelesaikan cerita dari game tersebut.

Pada 24 September, Telltale mengumumkan bahwa ada rekan-rekan yang menunjukkan ketertarikan untuk membantu mereka menyelesaikan The Final Season. Reaksi dari pelaku industri game beragam.

Banyak orang yang marah atau kecewa karena Telltale memprioritaskan untuk menyelesaikan game daripada membayar pesangon untuk para karyawan yang dipecat. 


(MMI)

Samsung Galaxy A9, Si Unik Berkamera Empat
Review Smartphone

Samsung Galaxy A9, Si Unik Berkamera Empat

21 hours Ago

Samsung mengakhiri tahun 2018 dengan ponsel inovatif dalam hal kamera dengan dukungan empat kam…

BERITA LAINNYA
Video /

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.