Garena dan Tencent Resmi Boyong Contra: Return ke Indonesia

Lufthi Anggraeni    •    Kamis, 13 Sep 2018 22:46 WIB
game
Garena dan Tencent Resmi Boyong Contra: Return ke Indonesia
Garena dan Tencent resmi mengumumkan kehadiran game Contra: Return di Indonesia.

Jakarta: Garena dan Tencent secara resmi mengumumkan kehadiran versi baru dan mobile dari game yang dulu pernah populer, Contra: Return, di Indonesia. Sebagai versi mobile, pengguna dapat memperoleh game ini melalui toko aplikasi Android dan iOS.

"Game ini dulu populer di kalangan masyarakat, terutama yang pernah mengalami masa kejayaan mesin game ding dong. Game Contra ini banyak penggemarnya, meski cukup sulit untuk dimainkan. Jadi sekarang kami hadirkan dalam versi mobile di Android dan iOS," ujar Head of Marketing Contra: Return Garena Indonesia Reginald Evan Lindungan.

Tidak hanya tersedia pada platform baru yang belum pernah ada sebelumnya, game Contra: Return ini juga menyuguhkan sejumlah pembaruan lain, seperti tampilan dari karakter sebelumnya, serta kehadiran karakter, gameplay, senjata, dan fitur baru yang lebih canggih jika dibandingkan dengan versi lainnya.

Game yang dikembangkan ulang oleh Timi Studio, studio pengembangan game milik Tencent, dan Konami Digital Entertainment ini menampilkan sejumlah karakter lama seperti Bill Rizer, Lance dan Alice, serta musuhnya yaitu Red Falcon, dengan tampilan grafis lebih baik.

Selain itu, tim pengembang juga mempersiapkan karakter baru pada game ini. Namun, pada tahap awal kehadirannya di pasar, Timi Studio hanya menyuguhkan enam karakter, sedangkan karakter lain dapat diperoleh pengguna seiring dengan peningkatan waktu bermain.

Sama halnya dengan senjata, game ini juga menyuguhkan senjata yang terdapat pada versi sebelumnya, namun dengan peningkatan kemampuan. Selain itu, Contra: Return juga berbekal senjata baru, dengan total jumlah senjata mencapai lebih dari 40 senjata.

Sebagai informasi, Contra: Return telah lebih dahulu diluncurkan di Tiongkok pada tahun 2017 dan disebut Reginald mendapat sambutan baik dari masyarakat. Sambutan sama baiknya juga diterima game ini saat diluncurkan di Taiwan pada awal tahun 2018, mendorong Tencent untuk menghadirkannya di Indonesia.

Game ini baru akan dapat diunduh oleh pengguna perangkat Android dan iOS mulai 20 September 2018 mendatang. Namun peminat telah dapat mendaftarkan diri melalui situs bagi pengguna platform iOS, and melalui Play Store bagi pengguna platform Android.


(MMI)

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.