Gara-Gara Call of Duty, Activision Dituntut Pembuat Mobil Humvee

Riandanu Madi Utomo    •    Jumat, 10 Nov 2017 13:50 WIB
games
Gara-Gara Call of Duty, Activision Dituntut Pembuat Mobil Humvee
Activision ternyata tidak memiliki izin lisensi untuk emnggunakan mobil Humvee di Call of Duty

Metrotvnews.com: Publisher game Activision baru saja digugat oleh produsen mobil AM General. Alasannya, Activision ternyata tidak memiliki izin untuk menggunakan model mobil Humvee yang beberapa kali muncul di game Call of Duty.

Humvee sendiri merupakan mobil militer Amerika Serikat yang dioperasikan sejak tahun 80an. Mobil militer tersebut memiliki bentuk yang sangat ikonik dan sering muncul di game dan film.

"Kemunculannya (model Humvee) di Call of Duty dapat memperburuk reputasi AM General. Apalagi mereka (Activision) juga menggunakan Humvee sebagai objek promosi di berbagai acara untuk menjual gamenya. Sebagai pemegang hak cipta, AM General memiliki kewajiban untuk mempertahankan patennya," jelas pihak AM General dalam blog-nya.

Menariknya, AM General juga pernah memberikan izin lisensi penggunaan model mobil Humvee di berbagai game, mulai dari Humvee Assault, Delta Force: Black Hawk Down, Operation Flashpoint: Red River, dan Homefront.

Namun, AM General tidak mau memberikan lisensi tersebut ke Activision untuk digunakan di Call of Duty. Alasannya memang masih belum diketahui, namun menurut PC GAMER pihak AM General memang tidak ingin mobil Humvee tampil di Call of Duty.

Humvee memang sempat muncul beberapa kali di dalam game Call of Duty. Beberapa di antaranya adalah Call of Duty Modern Warfare 1, 2, 3, Remastered, Mobilized, Black Ops 2, Ghosts, dan Heroes.

Tidak hanya itu, di berbagai acara Activision juga terlihat menghadirkan mobil Humvee dengan logo Call of Duty di bodinya sebagai bahan untuk promosi. Tentu saja semua itu tanpa izin dari pihak AM General.


(MMI)

ASUS Zenfone Max Pro M1, Pas untuk yang Suka Main Game Bareng
Review Smartphone

ASUS Zenfone Max Pro M1, Pas untuk yang Suka Main Game Bareng

16 hours Ago

Menjual daya tahan baterai yang awet dengan kebutuhan mobile gaming adalah perpaduan yang pas.

BERITA LAINNYA
Video /

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.