Battle Royale di Call of Duty: Black Ops 4 Tuai Pujian

Cahyandaru Kuncorojati    •    Kamis, 13 Sep 2018 12:04 WIB
games
Battle Royale di Call of Duty: Black Ops 4 Tuai Pujian
Call of Duty: Black Ops 4.

Jakarta: Activision merilis gameplay beta dari Call of Duty: Black Ops 4 untuk mode Blackout. Ini merupakan mode battle royale PUBG (PlayerUnknown's Battlegrounds).

Seperti yang diberitakan beberapa bulan lalu, mode Blackout adalah cara Call of Duty: Black Ops 4 turut serta dalam tren battle royale. Menariknya, mode ini ternyata mendapatkan pujian dari banyak pihak dan tidak dianggap menjiplak PUBG.

Dari trailer yang diunggah akun YouTube Call of Duty, diperlihatkan pemain akan terjun dari helikopter menggunakan wingsuit lalu mendarat menggunakan parasut. Proses tersebut jauh lebih cepat ketimbang yang ditawarkan PUBG maupun Fortnite.

Penggunaan wingsuit di sini menyerupai game Fortnite, bisa digunakan berkali-kali. Alasannya pemain akan memiliki alat sejenis grappling hook serta disediakan kendaraan berupa helikopter. Artinya, pemain bisa naik ke atas bangunan tanpa harus repot berjalan kaki dan loncat dari ketinggian tertentu kapan saja.

Dari video tersebut terlihat mode Blackout masih menawarkan tempo permainan yang cepat ala Call of Duty: Black Ops yang menawarkan aksi tembak menembak cepat.



Elemen dalam seri Call of Duty: Black Ops juga masih disediakan dalam mode ini, yakni beberapa aksesori senjata yang menjadi keahlian beberapa karakter seperti perisai anti peluru, membuat pagar berduri dan mengendalikan mini remote controller.

Senjata futuristik yang sempat dipamerkan di seluruh seri Call of Duty Black Ops 4 juga akan hadir, sehingga sebetulnya mode Blackout menyajikan gameplay first person shooter ala Call of Duty Balck Ops dalam skala lebih besar.

Blackout mengusung peraturan yang sama seperti PUBG, yaitu arena yang dibatasi oleh safe zone yang terus mengecil. Namun, di beberapa arena permainan, pemain tidak hanya melawan pemain lain, tapi juga karakter zombie.

Atas pujian yang diterima, Activison yang awalnya hanya menyediakan mode Blackout untuk 80 pemain, kini telah menambahnya menjadi 88 pemain dalam satu arena. Kemungkinan besar akan bertambah hingga 100 seperti gameplay PUBG.


(MMI)

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.