Steam Greenlight Bakal Dihapus, Bagaimana Nasib Developer Indie?

Mohammad Mamduh    •    Senin, 13 Feb 2017 10:18 WIB
gamessteam
Steam Greenlight Bakal Dihapus, Bagaimana Nasib Developer Indie?
Steam Greenlight

Metrotvnews.com: Valve akan menghapus salah satu layanan besarnya, Steam Greenlight.

Jika Anda belum mengetahuinya, ini adalah wadah para developer game indie dalam memamerkan sekaligus mewujudkan karya mereka untuk dipasarkan via Steam. Kabar ini tentunya menyita perhatian banyak pihak, mengingat Greenlight adalah salah satu wadah favorit kreator game.

Alasannya, Valve ingin menghapus batasan antara developer dan konsumen. Dalam sistem Greenlight, developer harus menjalankan kampanye produk mereka demi mendapat perhatian gamer. Perhatian yang cukup akan membuka kesempatan karya mereka tampil di halaman depan Steam. Akibatnya, sang kreator harus menghadapi ketidakpastian terhadap tanggal perilisan game mereka sendiri.

"Saat ini, sebagai salah satu cara membawa game developer ke dalam Steam adalah via Greenlight. Dan sistem ini memiliki banyak aspek yang menimbulkan ketidakpastian," kata Aiden Kroll, perwakilan dari Valve dikutip dari Eurogamer.

"Sebagai seorang developer, saya mengunggah game ke dalam Greenlight, dan saya tidak akan pernah tahu kapan game bisa dijual. Apakah mungkin saya merilisnya pada tanggal tertentu? Kapan saya harus merangkul komunitas? Kapan saya harus membuat rilis persnya?"

Selain itu, Valve juga merasa bahwa Steam telah berkembang begitu pesat, sehingga mereka tidak sanggup melakukan seleksi yang lebih mendalam. Tahun lalu, mereka telah kedatangan setidaknya 16 juta pengguna baru di Steam. Gamer baru ini sedang mencari pengalaman yang berbeda. Peningkatan jumlah ini juga dibarengi dengan developer anyar yang terus lahir dari tahun ke tahun.

"Kami punya pelanggan yang semakin banyak, dan berkaca pada tahun 2012 atau 2013, kami melewatkan banyak game yang bagus, dan tidak membuat keputusan yang tepat. Hal yang sama pasti terjadi dengan fenomena Steam saat ini," kata perwakilan Valve lainnya, Tom Giardino.

Sebagai gantinya, Valve akan menciptakan wadah baru, bernama Steam Direct. Tidak ada lagi sistem seleksi, developer game indie nantinya bisa memasarkan karya mereka secara langsung. Valve juga menerapkan sistem pembayaran yang lebih fleksibel, berbeda dengan Steam Greenlight saat ini.

"Sebelumnya, Anda diminta membayar USD100 demi memamerkan karya di Steam Greenlight. Jumlah game ini tidak terbatas," ujar Tom. "Konsepnya Steam Direct adalah, Anda membayar per judul game. Ini lebih memberikan kepastian terhadap para developer." 

Namun, saat ini, pihak Valve mengaku masih terus menggali lebih jauh Steam Direct. Pasalnya, mereka harus bisa menghadirkan sistem berlangganan yang bisa diterima semua pihak. Jika biayanya terlalu mahal, developer indie akan kesulitan menjual game mereka. Sementara jika terlalu murah, Steam akan kebanjiran game jelek. Mereka memperkirakan biayanya sekitar USD200-USD5000.

Valve menargetkan Steam Direct muncul per kuartal kedua tahun ini.


(MMI)

Sharkoon M25-W, Keren Berkat Paduan Hitam-Putih
Review Casing

Sharkoon M25-W, Keren Berkat Paduan Hitam-Putih

1 week Ago

Produk casing berikutnya yang datang ke meja pengujian Metrotvnews.com adalah Sharkoon M25-W.…

BERITA LAINNYA
Video /