Valve Hapus 173 Game di Steam, Kenapa?

Riandanu Madi Utomo    •    Kamis, 28 Sep 2017 07:09 WIB
gamessteam
Valve Hapus 173 Game di Steam, Kenapa?
Seluruh game tersebut sengaja digunakan untuk berbagai kegiatan ilegal di Steam

Metrotvnews.com: Valve baru saja menghapus 173 game dari Steam.

Bukan tanpa alasan, game tersebut dihapus lantaran diketahui telah digunakan untuk kegiatan "Trading Card Farming". Menurut PC GAMER, seluruh game tersebut dibuat dan dipublikasikan oleh satu pihak dan sengaja digunakan untuk berbagai kegiatan ilegal di Steam termasuk Trading Card Farming.

Beberapa game yang diketahui telah dihapus adalah Fruit Candypop, Rage Parking Simulator 2017, SHAPES4, SHAPES5, SHAPES6, dan SHAPES7. Semuanya merupakan game "kelas bawah" yang hanya diganti asetnya. Tidak main-main, Valve langsung menghapus halaman Steam-nya dan kini sudah tidak bisa diakses lagi. Sementara mereka yang sudah memiliki game ini masih bisa memainkannya.

Menurut pernyataan resmi Valve, semua game tersebut dipublikasikan oleh pihak bernama Silicon Echo. Mereka dengan sengaja menghadirkan game murahan bukan untuk dijual, melainkan dimanfaatkan untuk menambang Trading Card di Steam. 

Memanfaatkan fitur Steam Key yang bisa dihadirkan secara gratis oleh developer, Silicon Echo dikatakan telah membuat ribuan akun agar game-nya dimainkan. Dari sana mereka akan mendapatkan Trading Card yang kemudian bisa dijual langsung di Steamworks.

"Kami telah berhasil mengidentifikasi pihak 'nakal' tersebut yang telah memanfaatkan fitur di Steam secara tidak benar. Kegiatan ini banyak dilaporkan telah mengganggu pengguna dan developer karena berpengaruh langsung pada kegiatan di Steamworks," tulis Valve.

Valve pun langsung memutus kontrak dengan perusahaan tersebut, namun masih belum diketahui apakah mereka akan mengambil langkah hukum lebih lanjut.


(MMI)

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.