Headhunter Kembali Wakili Indonesia di Legion of Champions III

Cahyandaru Kuncorojati    •    Jumat, 21 Dec 2018 11:31 WIB
lenovogameshardwareesport
Headhunter Kembali Wakili Indonesia di Legion of Champions III
Tim Headhunters dalam peluncuran produk terbaru Lenovo Legion baru ini.

Jakarta: Lenovo kembali menggelar kompetisi esport Asia Pasifik tahunannya, Lenovo Legions of Champions (Loc) Seriess III. Kompetisi ini akan berlangsung di Bangkok tahun depan tanggal 25-27 Januari 2019 di Crentral Plaza Ladprao Bangkok, Thailand.

Menurut Consumer Marketing Lead Lenovo Indonesia, Diantika, kompetisi ini adalah agenda tahunan Lenovo di Asia dan Lenovo ingin menunjukkan dukungan terbesarnya termasuk untuk Indonesia.

"Kami melihat dukungan yang besar dari para mitra dan gamer. Kami bangga bisa mendukung tim Indonesia dalam perjalanan mereka untuk menjadi juara esport, serta menyediakan platform bagi mereka untuk meningkatkan kemampuan serta pengalaman,"tutur Diantika.

Indonesia kali ini akan kembali mengirimkan perwakilan yang sama seperti Lenovo Legions of Champions Series II yang juga digelar di Bangkok tahun lalu, tim esport Headhunters.

Tim Headhunter memenangkan kualifikasi tingkat nasional tahun ini dan bakal melawan lebih dari 60 gamer berbakat dari 11 negara di seluruh Asia Pasifik untuk kini memperebutkan gelar juara LoC Series III 2019.

"Kami bangga bisa mewakili negara Indonesia di turnamen ini, dan tidak sabar untuk bertemu para gamer dari negara lainnya di Asia," tutur Bayu, perwakilan Headhunters.

Tim Headhunters akan berlaga di turnamen Legion of Champions terbesar, dan berhadapan dengan tim dari Hong Kong / Macau, Malaysia, Filipina, Singapura, Taiwan, Thailand, Vietnam, serta tiga negara yang pertama kalinya ikut turnamen LoC ini, yaitu India, Jepang, dan Korea.

Para peserta babak grand final akan berlaga untuk memperebutkan total hadiah USD35.000 atau senilai Rp472.500.000, hadiah terbesar dalam sejarah turnamen LoC. Tahun lalu, tim Headhunters harus gugur sebelum grand final. Mereka kalah di babak perdelapan final melawan Malaysia.


(MMI)

Video /

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.